IBU NUEY: RESEP MIE AYAM
I. KATEGORI: ANEKA MIE & KULIT PANGSIT
1. Mie Telur (Original)
Bahan:
- 1 kg Terigu Cakra
- 3 sdm Tepung sagu
- 5 sdm Tepung maizena
- 500 gr Telur utuh
- 2 sdm Garam
- Tepung sagu tambahan (untuk taburan)
Cara Membuat:
- Campur terigu, sagu, dan maizena dalam wadah, aduk rata lalu sisihkan.
- Mixer telur utuh dan garam selama 2-3 menit hingga rata.
- Tuangkan kocokan telur ke dalam terigu. Aduk dengan kedua tangan hingga menyatu (adonan akan terasa kering, jangan ditambah air).
- Giling adonan menggunakan mesin gilingan mie (manual/listrik) berulang kali hingga tekstur halus dan tipis.
- Potong adonan membentuk untaian mie. Taburi sedikit sagu di sela-selanya agar tidak lengket.
- Penyajian: Satu resep menghasilkan ±16 porsi (@100gr). Rebus dalam air mendidih selama 2 menit. Sajikan di mangkuk berisi minyak, lada, kecap asin, dan pelengkap lainnya.
2. Mie Bayam / Sawi (Mie Hijau)
Bahan:
- 1 kg Terigu Cakra
- 3 sdm Tepung sagu
- 5 sdm Tepung maizena
- 150 ml Sari bayam (hasil blender 2 ikat bayam dengan 100ml air, lalu saring)
- 350 gr Telur utuh
- 2 sdm Garam
Cara Membuat:
- Mixer sari bayam, telur, dan garam selama 2-3 menit hingga tercampur rata.
- Tuang ke dalam campuran tepung (terigu, sagu, maizena). Aduk dengan tangan hingga menyatu.
- Penting: Adonan akan terlihat kering, jangan sekali-kali diberi air tambahan.
- Giling berulang kali hingga halus dan tipis, lalu potong membentuk mie. Gunakan sagu agar tidak lengket.
3. Mie Wortel (Mie Oranye)
Bahan & Cara:
- Gunakan resep dan langkah yang sama dengan Mie Bayam.
- Ganti sari bayam dengan 150 ml sari wortel (gunakan wortel impor berwarna oranye pekat).
II. KATEGORI: TOPPING & PELENGKAP MIE AYAM
1. Ayam Kecap (Topping Mie)
Bahan:
- 1 kg Ayam giling (bagian dada)
- 1 L Air
- 150 ml Kecap manis
- 50 ml Kecap asin (merk Kiwi/ikan)
- 1 ons Bawang putih (cincang halus)
- 7 buah Bawang merah (cincang halus)
- 1 - 2 sdm Lada halus
Cara Membuat:
- Tumis bawang putih dan bawang merah cincang hingga harum.
- Masukkan ayam giling, aduk hingga berubah warna.
- Tambahkan air, kecap manis, kecap asin, dan lada. Masak hingga air menyusut dan bumbu meresap matang.
- Dinginkan. Jangan diaduk-aduk lagi saat sudah dingin sampai proses pengemasan.
2. Minyak Bawang (Sehat)
Bahan:
- 1 L Minyak goreng kemasan
- 500 gr Bawang merah (iris halus)
Cara Membuat:
- Goreng bawang merah iris dalam minyak hingga matang dan kering.
- Saring bawang. Gunakan minyaknya untuk racikan mie ayam. Bawang gorengnya bisa disimpan untuk taburan.
3. Pangsit Rebus & Goreng
Bahan Kulit: Adonan mie yang digiling tipis dan dipotong kotak.
Bahan Isian: Ayam giling, lada, bawang putih halus, dan garam (aduk rata).
Cara Membuat:
- Pangsit Goreng: Gunting kulit pangsit sesuai selera, lalu goreng hingga renyah.
- Pangsit Rebus: Ambil selembar kulit, isi dengan adonan ayam, lipat rapat. Rebus dalam air mendidih selama 2 menit. Sajikan dengan kuah mie.
4. Kuah Mie Ayam
Bahan:
- 5 L Air
- 100 gr Ayam giling
- 7 - 10 siung Bawang putih (geprek halus)
- 1 sdm Lada halus murni
- 2 - 3 sdm Garam (sesuaikan selera)
Cara Membuat:
- Didihkan air, masukkan ayam giling, bawang putih, lada, dan garam.
- Masak hingga sari kaldu keluar. Sajikan dengan taburan daun bawang iris.
III. KATEGORI: ANEKA BAKSO
1. Bakso Ayam (Solusi Non-Sapi)
Bahan:
- 300 gr Ayam giling
- 100 gr Tepung sagu
- 2 butir Putih telur
- 100 gr Es batu + 50 ml Air es
- 2 sdm Bawang goreng
- 2 siung Bawang putih
- 1 sdm Garam kasar
Cara Membuat:
- Giling ayam, putih telur, bawang, es batu, dan garam menggunakan chopper selama 5 menit hingga halus.
- Masukkan sagu, giling kembali selama 5 menit.
- Didihkan air, lalu matikan api. Bentuk bulatan bakso, masukkan ke air panas hingga habis.
- Hidupkan kembali api, masak hingga bakso mengambang. Angkat dan tiriskan.
2. Bakso Sapi Home-made (Chopper)
Bahan:
- 300 gr Daging sapi segar (tanpa lemak, potong kecil)
- 150 gr Sagu aren
- 150 gr Batu es
- 1 butir Putih telur
- 3 siung Bawang putih
- 1 sdt Lada halus
- 1 sdm Garam kasar
Cara Membuat:
- Masukkan semua bahan ke dalam chopper atau food processor.
- Giling selama 10 menit hingga benar-benar halus dan kalis.
- Bentuk bulat dan rebus hingga matang.
3. Bakso Oplosan (Ekonomis)
Bahan:
- 250 gr Daging sapi segar
- 500 gr Daging ayam fillet
- 400 - 500 gr Sagu aren/tani
- 3 butir Putih telur (setengah beku)
- 2 buah Es batu (hancurkan)
- 5 siung Bawang putih (cincang)
- 1 sdt Lada bubuk halus (munjung)
- 1 sdm Garam kasar (munjung)
Cara Membuat:
- Cincang daging sapi dan ayam, masukkan ke chopper. Giling halus.
- Masukkan bawang putih, lada, dan garam. Giling lagi.
- Tambahkan putih telur beku dan es batu. Giling hingga emulsi sempurna.
- Keluarkan adonan, tambahkan sagu sedikit demi sedikit sambil diaduk tangan. Banting-banting adonan selama 10 menit hingga mengental/kenyal. Bentuk dan rebus.
4. Bakso Giling Pasar (Skala Besar)
Persiapan dari Rumah:
- 1 kg Daging sapi segar tanpa lemak (beli langsung di pasar, jangan dicuci).
- Bumbu (bungkus jadi satu): 1 ons Bawang putih kupas, 2-3 sdm Garam kasar, 1 sdm Lada halus.
- 5 butir Putih telur (bungkus terpisah).
- Mintalah tukang giling menambahkan 1/4 kg sagu aren.
Cara Merebus di Rumah:
- Siapkan dua panci air mendidih. Panci A (api menyala), Panci B (api mati).
- Bentuk bakso, masukkan ke Panci B (api mati) hingga mengambang.
- Pindahkan bakso yang sudah mengambang ke Panci A (api menyala), masak 5 menit, lalu tiriskan.
5. Bakso Ikan
Bahan: 500 gr Ikan giling, 100-150 gr Sagu, 3 butir Putih telur, 100 gr Batu es, 2 sdm Bawang goreng, 1 sdm Bawang putih goreng, 1 sdt Garam.
Cara: Giling dengan chopper selama 10 menit hingga halus, lalu bentuk dan rebus.
IV. KATEGORI: JAJANAN KHAS (CUANKI & OTAK-OTAK)
1. Cuanki (Khas Bandung)
Bahan Adonan:
- 250 gr Ikan giling
- 100 ml Putih telur
- 2 buah Es batu
- 1 sdm Sagu (munjung)
- 2 sdm Maizena (munjung)
- 1 sdt Garam (tambah micin jika suka)
Pelengkap & Kuah:
- Tahu kuning kopong (belah segitiga, siram air panas).
- Kuah: 2 L Air kaldu ikan, bumbu halus (10 bamer, 10 baput, 1 sdm lada, 2 sdm garam) yang sudah ditumis.
Cara Membuat:
- Giling ikan, es batu, garam, dan putih telur hingga halus.
- Masukkan sagu dan maizena, giling kembali.
- Bentuk sebagian menjadi bakso bulat, sebagian diisikan ke tahu kopong.
- Rebus bakso dan kukus tahu isi. Sajikan dengan kuah kaldu panas dan kerupuk pangsit.
2. Otak-Otak Goreng
Bahan:
- 500 gr Ikan giling
- 300 gr Sagu
- 250 ml Santan sedang
- 3 siung Bawang putih (haluskan)
- 1 sdm Garam & 1 sdt Gula pasir
- Sedikit irisan seledri
Cara Membuat:
- Aduk semua bahan selama 5 menit. Adonan akan terasa lembek.
- Baluri tangan dengan sagu, bentuk lonjong, lalu langsung rebus.
- Setelah matang, tiriskan, potong-potong, lalu goreng hingga garing.
3. Otak-Otak Bakar & Bumbu Kacang
Bahan Otak-Otak: 500 gr Ikan giling, 200 gr Sagu, 150 ml Santan sedang, 1 butir Putih telur, 2 Bamer halus, 1 Baput halus, 1 sdm Garam, 1 sdm Gula, daun kucai.
Cara: Aduk rata, bungkus dengan daun pisang, lalu panggang hingga harum.
Bumbu Kacang:
- 250 gr Kacang tanah (sangrai, haluskan).
- 10 Cabai merah (buang biji), 10 Rawit merah, 2 Baput, 1 ruas Kencur, 1 sdm Garam (haluskan).
- Masak bumbu halus dengan 200 ml air hingga kental. Tambahkan gula aren/cuka jika ingin rasa asam manis.
V. KATEGORI: SAUS & SAMBAL
1. Sambal Ekstra Pedas (Mie Ayam)
Bahan:
- 1 kg Cabai merah + 1/2 kg Cabai rawit
- 1 ons Bawang putih
- 1,5 L Air
- 500 gr Gula pasir
- 2 - 3 sdm Garam
- 2 sdm Cuka Dixy
Cara Membuat:
- Haluskan cabai dan bawang putih.
- Masak bersama air, gula, dan garam hingga mendidih.
- 10 menit terakhir, masukkan cuka. Masak dengan api besar sambil terus diaduk.
- Matikan api, jangan diaduk lagi sampai benar-benar dingin baru dikemas.
2. Saus Tomat Home-made
Bahan:
- 1 kg Tomat buah (kukus, buang kulit, blender, saring)
- 1 sdm Garam & 1 - 3 sdm Gula pasir
- Tambahan (opsional): 200 ml Air + 2 sdm Maizena & 1 sdm Cuka.
Cara Membuat:
- Masak sari tomat di kuali bersama garam dan gula hingga kental.
- Jika ingin hasil lebih banyak, masukkan larutan maizena dan cuka. Masak hingga matang dan kental.
Tips Chef: Untuk mendapatkan mie yang kenyal tanpa pengenyal buatan, rahasianya ada pada jumlah telur yang tepat dan proses penggilingan yang dilakukan berulang kali hingga adonan benar-benar halus.
Komentar