Resep Gluten Free Amai (Edit)

 



Chocolate Mixed Nuts Cookies

Gluten-Free, Crunchy, Small-Batch

Cookies ini dibuat khusus untuk renyah maksimal. Berbeda dari soft cookies, adonan ini dipanggang dua kali agar kerenyahannya sempurna.

⚠️ Tips Penting:

  • Cookies harus dipanggang dua kali untuk hasil crunchy.
  • Jangan memanggang terlalu lama; tahap kedua hanya untuk mengeringkan cookies, bukan membuatnya gosong.
  • Biarkan cookies dingin setelah pemanggangan pertama sebelum masuk tahap kedua.

Bahan Basah

  • 40 gr browned butter (unsalted)
  • 27 gr palm sugar (tambahan, selain gula di dark chocolate)
  • 1 kuning telur
  • 2 sdt vanilla paste

Bahan Kering

  • 63 gr GF Crunchy Cookies Flour Mix
    • 40% mocaf
    • 40% tepung beras
    • 12% tapioka
    • 8% maizena
  • 6,8 gr cocoa powder
  • 0,9 gr baking soda
  • sejumput garam

Bahan Tambahan

  • 40 gr dark chocolate chunks
  • 15 gr mixed nuts (cashew, almond, peanut – cincang kasar)

Alat

  • Hand whisk
  • Spatula

Cara Panggang

Tahap 1:

  • Oven 170°C → 15 menit
  • Oven 150°C → 5 menit

Angkat loyang, biarkan cookies dingin sepenuhnya.

Tahap 2:

  • Oven 140°C → 15 menit

Dinginkan sebelum disajikan atau disimpan.


Catatan Penting

  • Palm sugar 27 gr adalah tambahan untuk resep. Dark chocolate juga mengandung gula; misal cokelat 50%, per cookies ±3,1 gr sugar.
  • Dark chocolate bisa disesuaikan: chocochip, compound, atau dark chocolate favorit.
  • Fokus pada dua tahap pemanggangan untuk hasil crunchy maksimal.



Chocolate Orange Cupcake

Gluten Free
by: @amai.bakes

Cupcake ini memadukan rasa cokelat dan jeruk segar dengan tekstur lembut dan moist. Cocok untuk camilan atau dessert spesial. Ganache cokelat dan irisan jeruk memberi tampilan cantik sekaligus rasa segar.


Bahan Kering

  • 75 gr tepung singkong @ladanglima.id
  • 25 gr tepung almond
  • 1/2 sdt baking soda
  • 1/4 sdt garam
  • 30 gr cokelat bubuk (dutch processed)

Bahan Basah

  • 70 gr air panas
  • 60 gr minyak kelapa
  • 20 gr yogurt
  • 70 gr jus jeruk segar (Sunkist Navel)
  • 2 sdt orange zest
  • 70 gr gula palm
  • 1 butir telur
  • 1 sdt vanilla paste

Tambahan

  • 65 gr dark chocolate 54% (lelehkan)
  • Irisan jeruk segar untuk hiasan

Chocolate Ganache

  • 35 gr dark chocolate 54%
  • 2 sdm susu hangat
  • 1 sdt minyak kelapa

Tips Membuat Ganache:

  • Lelehkan cokelat, tambahkan susu hangat dan minyak kelapa sambil diaduk.
  • Diamkan 5 menit agar ganache lebih kental dan mudah diaplikasikan.

Cara Membuat Cupcake

  1. Lelehkan 65 gr dark chocolate, sisihkan.
  2. Campur cokelat bubuk dengan air panas hingga larut, tambahkan minyak kelapa, yogurt, jus jeruk, dan orange zest, aduk rata.
  3. Masukkan gula palm, telur, dan vanilla paste, aduk hingga tercampur.
  4. Di wadah lain, campur tepung singkong, tepung almond, baking soda, dan garam. Masukkan ke bahan basah, aduk balik perlahan.
  5. Masukkan cokelat leleh, aduk rata.
  6. Tuang adonan ke loyang cupcake yang sudah dialasi cupcake case.
  7. Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada 170°C selama 25 menit (sesuaikan oven masing-masing).

Tips Penting:

  • Biarkan cupcake mendingin sebelum diberi ganache, agar ganache tidak lumer berlebihan.
  • Gunakan jus jeruk segar dan orange zest untuk aroma yang segar dan alami.
  • Jika ingin rasa lebih manis, tambahkan sedikit gula palm di ganache atau sebagai taburan.
  • Bisa dihias dengan iris-iris jeruk segar atau cokelat parut agar tampilannya lebih menarik.

  1. Oleskan chocolate ganache di atas cupcake, hias sesuai selera.
  2. Sajikan dan nikmati ◕⁠ᴗ⁠◕ 



Pukis Gluten Free – Less Sugar

Small-Batch, Lembut, Fluffy, dan Aromatik
by: @amai.bakes

Pukis ini gluten free dan rendah gula (±3,1 gr per pcs). Hasilnya lembut, wangi, dan fluffy, cocok untuk camilan pagi atau sore. Batch kecil ini menghasilkan 11 pcs.


Bahan Basah

  • 1 telur kecil (±45 gr)
  • 94 gr santan
  • 12 gr butter leleh
  • 2 sdt vanilla bean paste

Bahan Kering

  • 45 gr mocaf
  • 40 gr tepung beras
  • 12 gr tapioca starch
  • 1,3 gr instant yeast
  • 3 gr collagen peptides (optional)
  • 35 gr gula
  • sejumput garam

Topping

  • Keju iris secukupnya

Cara Membuat

  1. Campur bahan kering, gula, dan garam di wadah besar.
  2. Campur bahan basah (telur, santan, butter leleh, vanilla paste) di mangkuk terpisah.
  3. Tuang bahan basah ke bahan kering, aduk hingga tercampur rata.
  4. Diamkan adonan untuk fermentasi selama 45–60 menit hingga mengembang.
  5. Panaskan cetakan pukis dengan api kecil, oles sedikit minyak bila perlu.
  6. Tuang adonan ke cetakan hanya 80% tinggi loyang agar tidak meluber.
  7. Masak dengan api kecil agar matang merata.
  8. Setelah matang, segera oles salted butter di atas pukis hangat.
  9. Tambahkan topping keju iris sesuai selera.
  10. Sajikan hangat.

Tips & Catatan Penting

  • Telur harus ditimbang agar konsistensi adonan tepat.
  • Gunakan api kecil untuk mencegah pukis gosong di luar tapi mentah di dalam.
  • Olesi salted butter segera setelah matang agar rasa lebih gurih dan aroma harum butter terjaga.
  • Jangan isi cetakan sampai penuh; cukup 80% tinggi loyang.
  • Hasil akhir: lembut, wangi, fluffy, dan manisnya pas 💛💛💛 



Gluten Free Marbled Butter Cake

Small-Batch, Lembut, Moist, dan Sedikit Manis – Guilty Pleasure

Cake ini physically gorgeous, tastes delicious, smells milky. Teksturnya menyerupai butter cake klasik, tapi versi gluten free. Karena menggunakan butter dan gula cukup banyak, cake ini termasuk guilty pleasure. Nikmati secukupnya.


Tips Penting

  • Gula tidak hanya untuk manis; juga menahan kelembaban. Jangan dikurangi agar cake tetap moist.
  • Gunakan white sugar, bukan palm sugar atau coconut sugar, agar rasa butter tetap dominan.
  • Telur harus ditimbang untuk konsistensi adonan.
  • Gunakan butter berkualitas (saya pakai Elle & Vire, salted).
  • Panggang sesuai suhu oven masing-masing dan lakukan test tusuk.
  • Setelah matang, simpan di air-tight container maksimal 1 jam untuk menjaga moist, jangan lebih lama.
  • Cake ini bertahan 3 hari jika sudah matang sempurna.

Bahan Kering

  • 135 gr GF cake flour mix:
    • 54 gr rice flour / tepung beras
    • 54 gr mocaf / tepung singkong
    • 27 gr tapioca starch (Cap Pak Tani Gunung)
  • 0,7 gr baking powder (~1/4 sdt)

Bahan Basah

  • 145 gr butter (pilih berkualitas, saya pakai salted butter)
  • 105 gr sugar / gula putih
  • 145 gr telur (±3 butir, ditimbang)
  • 1 sdm vanilla bean paste
  • 20 gr milk / susu

Cocoa Paste

  • 10 gr cocoa powder
  • 1,5 sdm air panas

Alat & Loyang

  • Loyang ukuran: bawah 8 × 17 cm, atas 10 × 20 cm, tinggi 7 cm
  • Mixer, spatula, hand whisk, sumpit

Cara Membuat

  1. Mixer butter dan gula hingga creamy dan agak pucat (tidak perlu fluffy).
  2. Masukkan telur satu per satu, pastikan tiap telur tercampur rata sebelum telur berikutnya. Tambahkan vanilla paste dan aduk rata.
  3. Masukkan bahan kering (tepung + baking powder) bertahap 3x, selang-seling dengan susu (mulai dan akhiri dengan bahan kering).
  4. Setelah tercampur, aduk balik dengan spatula untuk memastikan semua rata.
  5. Ambil 1/4 adonan, campur dengan cocoa paste, aduk rata dengan hand whisk.
  6. Tuang adonan ke loyang bergantian, buat motif marble menggunakan sumpit.
  7. Panggang di oven 160°C selama 45–55 menit (sesuaikan oven).
  8. Lakukan test tusuk dengan toothpick untuk memastikan cake matang.
  9. Angkat, keluarkan dari loyang, dan lepaskan lebihan baking paper.
  10. Masukkan ke air-tight container minimal 45 menit agar cake tetap moist saat dingin.

Catatan

  • Flour mix ini menghasilkan cake empuk tapi tidak spongy, cocok untuk butter cake atau short cake. Untuk cake airy/spongy, bisa gunakan tepung beras saja.
  • Tapioca starch: Cap Pak Tani Gunung
  • Butter: Elle & Vire (salted)
  • Tidak menggunakan oats atau almond untuk aman bagi yang sensitif kacang/oats.
  • Recipe Reference: Classic Marble Butter Cake – Ricke Indriani, Ordinary Kitchen (48% dari resep, disesuaikan agar GF). 



Cranberry Breakfast Pancakes

Gluten-Free, Dairy-Free
by: @amai.bakes

Pancake ini lembut, fluffy, airy, dan lentur. Cocok untuk sarapan sehat dengan tekstur tetap lembut meski sudah dingin.


Bahan Kering

  • 50 gr tepung singkong / mocaf
  • 25 gr oat flour
  • 15 gr almond meal
  • 15 gr pati garut (bisa diganti tapioka)
  • 1 sdt ragi instan
  • 1/4 sdt garam
  • 1 sdm madu (bisa diganti pemanis lain)

Bahan Basah

  • 125 gr susu non-dairy (oat, soy, atau almond)
  • 1 sdt cuka apel atau air perasan lemon
  • 1 butir telur besar
  • 1 sdt vanilla paste
  • 1 sdm minyak kelapa

Filling / Topping

  • Dried cranberries secukupnya
  • Butter atau vegan butter opsional
  • Madu atau maple syrup sesuai selera

Cara Membuat

  1. Aduk semua bahan kering di mangkuk besar menggunakan hand whisk.
  2. Di mangkuk terpisah, campur susu non-dairy dan cuka apel, lalu tambahkan telur, vanilla, dan minyak kelapa. Aduk rata.
  3. Tuang bahan basah ke bahan kering, aduk hingga tercampur rata.
  4. Tutup adonan dengan wrap dan biarkan fermentasi 40–50 menit hingga mengembang.
  5. Setelah mengembang, aduk sebentar.
  6. Panaskan wajan dengan api sedang, oles tipis minyak agar tidak lengket. Tuang 1 sendok adonan, tunggu hingga muncul banyak bubbles, beri cranberries, lalu tambahkan 1/2 sdm adonan jika ingin pancake lebih tebal. Balik, panggang hingga kedua sisi kecoklatan.
  7. Angkat, sajikan dengan butter atau vegan butter dan madu/maple syrup sesuai selera.

Tips & Catatan

  • Jika ingin topping dairy-free, bisa skip butter atau gunakan vegan butter.
  • Tekstur pancake tetap lembut, airy, dan lentur meski sudah dingin.
  • Pastikan wajan tidak terlalu panas agar pancake matang merata tanpa gosong.




Vanilla Chiffon Cake – No Baking Powder

Gluten-Free, Pan Size 15 cm
by: @amai.bakes

Cake ini tidak menggunakan baking powder, sehingga mengandalkan putih telur untuk mendapatkan tekstur fluffy, airy, dan lembut. Manisnya ringan, cocok untuk camilan atau dessert sehat.


Bahan Kering

  • 30 gr tepung beras
  • 25 gr mocaf / tepung singkong
  • 10 gr corn starch / maizena

Bahan Basah

  • 45 gr kuning telur (2 telur besar / 3 kecil)
  • 15 gr gula halus
  • 8 gr vanilla paste
  • 26 gr plain yogurt (thick, tidak encer)
  • 10 gr air
  • 30 gr minyak sayur

Meringue

  • 75 gr putih telur (harus ditimbang)
  • 40 gr gula halus
  • sejumput garam
  • 1/2 sdt cuka lemon atau air lemon

Cara Membuat

  1. Campur bahan kering, ayak, sisihkan.
  2. Di mangkuk lain, campur kuning telur, minyak, yogurt, air, gula, dan vanilla paste. Whisk hingga rata.
  3. Tambahkan bahan kering ke adonan kuning telur, whisk hingga tekstur seperti cream custard.
  4. Di mangkuk lain, kocok putih telur hingga berbusa. Masukkan garam, kemudian gula bertahap, terakhir cuka lemon. Kocok hingga mengkilap dan soft-medium peak.
  5. Lipat meringue ke adonan kuning telur secara bertahap (3–4x) hingga adonan fluffy dan airy.
  6. Tuang ke loyang chiffon 15 cm (tidak perlu dioles). Jika tidak punya loyang chiffon, bisa menggunakan round pan.
  7. Panggang suhu 160°C ±20 menit, lalu buat irisan tipis di permukaan dengan pisau tajam. Lanjutkan panggang 160°C ±30–35 menit (sesuaikan oven).
  8. Test tusuk, angkat jika matang. Segera balikkan loyang dan biarkan dingin menggantung minimal 45 menit.

Tips & Catatan Penting

  • Putih telur wajib ditimbang agar adonan naik maksimal, karena cake ini tidak memakai baking powder.
  • Pastikan meringue mengembang sempurna, dan peralatan bebas lemak.
  • Gunakan yogurt thick agar adonan tidak terlalu encer; asam dari yogurt juga membantu melembutkan pati sehingga cake moist dan lembut.
  • Cake ini tidak setinggi versi baking powder, tapi teksturnya tetap lembut, airy, dan ringan.


Sourdough Cream Cheese Walnut Bread

by: @amai.bakes

Roti sourdough manis ini lembut, aromatik, dan kaya rasa dengan isian cream cheese dan kacang walnut. Cocok untuk sarapan atau camilan spesial.


Sweet Stiff Starter (184 gr)

  • 70 gr active starter
  • 70 gr bread flour
  • 17 gr gula
  • 27 gr air

Bahan Adonan Roti

  • 195 gr bread flour
  • 30 gr gula
  • 50 gr telur
  • 100 gr buttermilk substitute / plain yogurt drink
  • 1 sdt vanilla bean paste
  • 20 gr minyak zaitun / minyak kelapa
  • 3 gr garam
  • 40 gr walnut cincang

Bahan Isian

  • 250 gr cream cheese
  • 2 sdm gula halus (sesuai selera)
  • 1 sdt vanilla paste
  • sejumput garam

Tambahan

  • Egg wash atau cream untuk olesan
  • Sliced almond untuk taburan

Cara Membuat

1. Sweet Stiff Starter

  • Campur semua bahan starter, bulatkan, fermentasi di suhu ruang hingga mengembang dua kali lipat.

2. Adonan Roti

  • Masukkan seluruh sweet stiff starter ke mangkuk besar, tambahkan buttermilk substitute, telur, gula, dan vanilla paste. Aduk rata dengan whisk.
  • Masukkan bread flour bertahap sambil diaduk dengan spatula.
  • Tambahkan minyak dan garam, aduk rata.
  • Uleni dengan hand mixer hingga kalis elastis, masukkan walnut cincang, uleni 1–2 menit hingga merata.

3. Fermentasi

  • Bulatkan adonan, fermentasi di suhu ruang hingga mengembang (±2,5 jam).

4. Persiapkan Isian

  • Campur cream cheese, gula halus, garam, dan vanilla paste. Tutup dan simpan di kulkas hingga digunakan.

5. Shaping & Proofing

  • Setelah adonan mengembang, bagi menjadi 4 bagian sama rata (±150 gr per dough).
  • Beri isian cream cheese, bentuk sesuai selera.
  • Tutup dengan napkin bersih, proofing di suhu ruang hingga mengembang (±2 jam).

6. Panggang

  • Oles permukaan adonan dengan egg wash atau cream, taburi sliced almond.
  • Panggang oven 180°C ±30 menit (sesuaikan oven masing-masing).

Tips & Catatan Penting

  • Fermentasi starter dan adonan sangat penting untuk tekstur dan rasa.
  • Gunakan hand mixer atau alat ulen yang tepat agar adonan kalis elastis.
  • Walnut bisa diganti kacang lain sesuai selera.
  • Egg wash atau cream membantu mendapatkan permukaan golden brown.
  • Sesuaikan waktu panggang dengan oven masing-masing, roti matang bila berwarna kecoklatan dan terdengar bunyi kosong saat diketuk ringan di bawahnya. 

___________________________________________________________________________

Gluten Free Shumai Wrap

Kulit GF untuk Shumai, Lembut dan Sedikit Chewy
by: @amai.bakes

Kulit ini 100% gluten free, lembut tapi sedikit chewy, cocok untuk isian juicy. Bisa dipadukan dengan bahan isian GF jika menggunakan soy sauce GF dan oyster sauce GF.


Bahan Kulit (22 pcs)

  • 60 gr tepung sagu
  • 95 gr air suhu ruang
  • sejumput kunyit bubuk
  • 60 gr tepung beras putih
  • 10 gr oil*
  • 1/8 sdt garam

*Gunakan vegetable oil netral, jangan minyak beraroma kuat.


Cara Membuat Kulit

  1. Campur tepung sagu, kunyit bubuk, dan air di pan, aduk hingga larut.
  2. Nyalakan api, masak sambil diaduk hingga tekstur kental menyerupai papeda, jangan terlalu encer.
  3. Matikan api, masukkan tepung beras, aduk dengan spatula (adonan terlihat kering, tidak masalah).
  4. Pindahkan ke wadah lain, tunggu 2–3 menit, lalu uleni tangan (hati-hati panas).
  5. Masukkan garam dan oil, lanjut uleni hingga oil terserap sempurna.
  6. Bungkus adonan, diamkan 15 menit.
  7. Setelah 15 menit, bentuk adonan memanjang, potong 22 pcs.
  8. Gilas tipis tiap potongan, beri isian, bentuk sesuai selera.
  9. Tata di pengukus (alas daun pisang + oles tipis oil).
  10. Kukus api sedang 15 menit, jangan terlalu lama agar kulit tidak kering.
  11. Sajikan dengan chili oil.

Review: Kulit lembut, sedikit chewy, isian juicy, siap disantap, dan tidak ada yang menyangka ini GF.

Tips & Catatan:

  • Saya menggunakan tepung sagu karena hasilnya lebih mirip tepung terigu dibanding tapioka biasa.
  • Adjust takaran fat (oil) sesuai daya serap tepung lokal.
  • Baca seluruh caption untuk hasil maksimal.

Bahan Isian Dimsum Shumai

  • 500 gr fillet paha ayam (beserta kulit)
  • 3 siung bawang putih, parut
  • 1,5 cm jahe, parut
  • 1 putih telur
  • 1 sdm soy sauce
  • 1 sdm oyster sauce
  • 1 sdm minyak wijen
  • 1/2 sdt lada bubuk
  • 1/2 sdt gula
  • secukupnya garam
  • 50 gr tapioka

Cara Membuat Isian:

  1. Haluskan ayam dengan chopper, jangan terlalu halus. Tuang ke wadah.
  2. Masukkan semua bahan kecuali tapioka, aduk rata dengan tangan.
  3. Masukkan tapioka, aduk hingga konsistensi juicy tapi tidak kering.
  4. Cicipi adonan dengan sedikit digoreng untuk koreksi rasa sebelum dibungkus.

Chili Oil

  • 1 sdm cabe bubuk
  • 1 sdm chili flakes
  • 1 kembang lawang
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 cm jahe, serut halus
  • 1/8 sdt bubuk ngo hiong
  • secukupnya garam & merica
  • 50 gr coconut oil
  • 1 sdt chili sauce (opsional)

Cara Membuat:

  1. Panaskan coconut oil, masukkan bawang putih, jahe, dan kembang lawang, masak hingga bawang kecoklatan.
  2. Siapkan bumbu lainnya di wadah tahan panas. Siram dengan oil panas, aduk rata.
  3. Tambahkan chili sauce jika suka, cicipi dan koreksi rasa. 




Browned Butter Blondies

Wheat Flour Free
by: @amai.bakes

Blondies ini saudara brownies, tapi tanpa cocoa powder dan tanpa melted dark chocolate di adonannya. Memiliki thin crust di permukaan dan tekstur fudgy di dalam, dengan aroma harum dari browned butter.

⚠️ Tips Penting:

  • Jangan skip browned butter, ini sumber aroma dan rasa khas.
  • Karena tidak ada cocoa powder, gula secukupnya saja agar tidak terlalu manis, tapi crust permukaan tidak terlalu shiny.
  • Jangan overmix adonan saat mencampur telur dan gula, cukup sampai gula larut.
  • Saat keluar oven, pinggir sudah set tapi bagian tengah agak lembek, hentakkan loyang beberapa kali agar blondies padat.
  • Bisa tambahkan chocolate callets atau topping lain sesuai selera.
  • Untuk versi GF, gunakan oats GF certified.

Bahan

  • 1 telur medium (50–55 gr)
  • 50 gr brown sugar
  • 30 gr palm sugar
  • 1 sdt vanilla paste
  • 1/4 sdt garam
  • 65 gr oat flour*
  • 15 gr tapioca starch
  • 72 gr brown butter**
  • 50 gr dark chocolate couverture 61% cocoa (cincang)
  • Sea salt flakes (untuk taburan sebelum disajikan)

*Oats GF certified jika ingin gluten free
**Brown butter ditimbang saat sudah cair, bukan saat masih berbentuk block


Cara Membuat

  1. Masukkan telur, brown sugar, palm sugar, dan vanilla paste ke mixing bowl, aduk pakai hand whisk hingga gula larut. Jangan overmix dan jangan mengembang.
  2. Ayak bahan kering (oat flour, tapioca, garam) dalam 2 tahap, aduk asal rata.
  3. Masukkan brown butter, aduk perlahan hingga adonan homogen.
  4. Tambahkan dark chocolate cincang, aduk rata.
  5. Tuang adonan ke loyang persegi 14 cm yang sudah dialasi baking paper, hentakkan beberapa kali untuk mengeluarkan udara.
  6. Panggang oven 170°C (sudah dipanaskan) selama ±18 menit, sesuaikan oven masing-masing.
  7. Saat diangkat, pinggir sudah set tapi bagian tengah agak lembek.
  8. Segera hentakkan loyang beberapa kali agar blondies padat; gunakan spatula jika perlu.
  9. Dinginkan, potong-potong, taburi sea salt flakes sebelum disajikan.
  10. Opsional: tambahkan chocolate callets sebelum atau sesudah panggang.

Catatan

  • Poin hentakkan setelah panggang (step 8) kemungkinan terjadi karena takaran gula tidak terlalu banyak, membuat adonan masih bisa mengembang di oven.
  • Untuk hasil fudgy lebih pasti, bisa gunakan gula lebih banyak, tapi cake akan lebih manis.
  • Review: hari pertama “enak”, besoknya “enak banget” karena tekstur semakin settle.



Chocolate Walnut Cookie Cake

Gluten-Free, Soft & Chewy
by: @amai.bakes

Cookie cake ini terinspirasi dari resep GF soft cookies dengan add-ins cranberry pistachio cheese, namun versi ini memakai chocolate chips, raisins, dan walnut. Teksturnya soft di tengah, dengan pinggir golden brown, cocok disajikan sebagai dessert atau snack.

⚠️ Tips Penting:

  • Jangan kurangi gramasi isiannya; jika kekurangan, dough menjadi lebih ringan sehingga cookies bisa terlalu mengembang.
  • Freezer sebelum dipanggang membantu dough stabil dan tekstur lebih chewy.
  • Jangan overmix adonan saat mencampur bahan basah dan kering.
  • Untuk hasil soft, bagian tengah masih lembut saat keluar oven.

Bahan Kering

  • 63 gr tepung almond
  • 70 gr tepung singkong / ubi kayu
  • 21 gr tapioca starch / pati ubi
  • 1,2 gr soda bikarbonat
  • 1 gr garam

Bahan Basah

  • 90 gr unsalted butter (lembutkan suhu ruang)
  • 50 gr telur
  • 35 gr gula kastor
  • 24 gr gula perang
  • 1 sdt vanilla paste

Bahan Tambahan / Add-ins

  • 100 gr dark chocolate chips
  • 75 gr walnut panggang, cincang kasar
  • 50 gr kismis

Cara Membuat

  1. Pukul butter hingga lembut dan agak gebu, masukkan gula kastor dan gula perang, aduk sebentar.
  2. Tambahkan telur dan vanilla paste, aduk hingga rata.
  3. Ayak semua bahan kering (tepung, tapioca, soda, garam), masukkan ke bahan basah, aduk balik dengan spatula hingga rata.
  4. Masukkan walnut, chocolate chips, dan kismis, aduk hingga merata.
  5. Balut adonan dengan plastik wrap, simpan di freezer 15–30 menit.
  6. Panaskan oven 180°C, oles butter pada loyang bulat.
  7. Keluarkan adonan dari freezer, tuang ke loyang, ratakan permukaan.
  8. Panggang 20–25 menit, sampai pinggir golden brown, bagian tengah tetap soft. Sesuaikan oven masing-masing.
  9. Setelah matang, keluarkan, taburi chocolate chips tambahan di atasnya. Biarkan dingin dalam loyang, kemudian simpan di kulkas agar mudah dipotong.
  10. Potong dan sajikan. Jika malas potong, bisa dimakan langsung dengan sendok.

Review & Catatan

  • Soft di tengah, chewy di pinggir, rasa manis pas.
  • Bagian tengah tetap lembut meski sudah dingin.
  • Freezer sebelum panggang membantu adonan lebih stabil dan cookie cake tidak melebar terlalu banyak



Gluten Free Apple Pie – Mini Pies

Yield: 8 mini pies
by: @amai.bakes

Pie ini memiliki kulit buttery, crunchy, tapi kokoh, dengan isian apel yang seimbang manis-asam. Tanpa oats, cocok untuk yang sensitif gluten atau kacang.


Bahan Kulit Pie (Crust)

  • 90 gr tepung beras
  • 50 gr mocaf / tepung singkong
  • 21 gr corn starch
  • 14 gr tapioca starch
  • 2 gr psyllium husk
  • 114 gr salted butter (cold, potong dadu)
  • 15 gr madu
  • 20–25 gr air es (sesuaikan kebutuhan)

Isian Apple

  • 1 Granny Smith apple, diced (~130 gr netto)
  • 1/2 sdt lemon juice
  • 25 gr palm sugar
  • 18 gr corn starch
  • 1/2 sdt kayu manis

Egg Wash

  • 1 kuning telur
  • 2 sdt susu

Cara Membuat

1. Persiapan Kulit Pie

  1. Campur semua tepung dan psyllium husk, aduk rata pakai hand whisk.
  2. Masukkan butter beku, aduk dengan pastry knife atau garpu hingga butter terselimut tepung tapi masih chunky.
  3. Tambahkan madu dan air es sedikit demi sedikit (tuang ±80–90% dulu), aduk sampai adonan bisa disatukan dengan tangan, tidak perlu semua air digunakan.
  4. Satukan adonan dengan menepuk ringan pakai tangan (jangan diulen), wrap, dan simpan di kulkas minimal 30 menit.

2. Persiapan Isian Apple

  1. Kupas dan potong apple, beri lemon juice.
  2. Campur gula palm, corn starch, dan kayu manis.
  3. Tambahkan potongan apple, aduk hingga merata. Tiriskan sisa air jika ada, tap ringan dengan kitchen towel.

3. Membentuk Pie

  1. Gilas adonan antara dua parchment paper. Cetak sesuai loyang mini pie yang sudah dioles butter tipis.
  2. Tusuk dasar pie 3–4x dengan garpu.
  3. Isi pie dengan apel hingga penuh.
  4. Tutup pie dengan kulit atas: bisa lattice atau beri beberapa sobekan agar uap keluar.
  5. Oles egg wash (optional) untuk warna golden.

4. Memanggang

  • Oven: 175°C, api atas bawah
  • Waktu: ±25 menit (sesuaikan oven masing-masing)
  • Biarkan 10 menit sebelum melepas pie dari cetakan.

Tips & Catatan Penting

  • Minimalisir handling adonan: gunakan pastry knife atau garpu, jangan pakai tangan terlalu lama agar butter tidak meleleh.
  • Chilling wajib: pie dough harus istirahat di kulkas 30 menit agar butter tetap dingin dan adonan mudah digilas.
  • Apple filling tidak watery: aduk dulu gula, starch, dan cinnamon sebelum menambahkan apple; tiriskan kelebihan air.
  • Jangan over-hidrasi adonan: tuang air es sedikit demi sedikit, cukup sampai adonan bisa disatukan.
  • Do not over-bake: terlalu lama membuat isiannya mushy dan kulit tidak nyaman dikunyah.
  • Egg wash optional: membuat permukaan pie lebih cantik dan golden.
  • Beri celah di permukaan: jika tidak membuat lattice, beri sobekan agar uap keluar.

Review

  • Kulit crunchy, buttery, tetap kokoh saat digigit.
  • Isian apple balance antara manis dan asam, aromatik dari butter dan kayu manis.
  • Pie mini ini ideal sebagai camilan manis tapi tidak terlalu berat.



Bolu Jadul Krim Meses – Gluten Free Cake Base

Loyang kotak 16–18 cm
by: @amai.bakes

Bahan Kering

  • 65 gr GF flour (34 gr rice flour, 18 gr mocaf, 8 gr maizena, 5 gr tapioka)
  • 1 gr baking powder (lebih sedikit lebih baik)

Bahan Basah (Cake Batter)

  • 45 gr kuning telur (2 big size / 3 small size)
  • 30 gr gula aren bubuk
  • 26 gr plain yogurt
  • 10 gr air
  • 30 gr vegetable oil

Meringue

  • 75 gr putih telur (2 big size / 3 small size)
  • 25 gr gula aren bubuk
  • Secubit garam
  • 1/2 sdt cuka lemon / air lemon

Cara Membuat Cake

  1. Ayak dan campur bahan kering, sisihkan.
  2. Masukkan kuning telur, oil, yogurt, air, dan gula aren ke mangkuk lain, whisk hingga rata.
  3. Tambahkan bahan kering secara bertahap, whisk hingga homogen.
  4. Kocok putih telur hingga berbusa, tambahkan garam, lalu masukkan gula aren bertahap, terakhir masukkan cuka lemon, kocok hingga soft-medium peak dan mengkilap.
  5. Lipat meringue ke adonan kuning telur secara bertahap (3–4x) hingga adonan fluffy dan airy.
  6. Tuang adonan ke loyang kotak, oles butter tipis dan taburi sedikit GF flour agar kulit cake terbentuk.
  7. Panggang oven 160°C selama ±20 menit, buka pintu sebentar 5 detik, tutup lagi, lanjut panggang ±18 menit (sesuaikan oven masing-masing).
  8. Test tusuk; jika matang, segera balikkan loyang ke cooling rack, biarkan terbalik 5 menit, lalu balik lagi, biarkan dingin.
  9. Potong menjadi 9 bagian sama rata, oles Gluten Free Ermine Frosting, taburi dark chocolate hagelslag.

Gluten Free Ermine Frosting – Less Sweet

by: @amai.bakes

Bahan

  • 50 gr full cream milk
  • 6 gr corn starch (pati jagung)
  • 20 gr castor sugar
  • 42 gr salted butter (softened)

Cara Membuat

  1. Campur corn starch dan gula di sauce pan, aduk pakai hand whisk.
  2. Masukkan susu, aduk hingga rata dan bebas gumpalan.
  3. Masak di api sedang sambil terus diaduk hingga mengental mirip bubur encer.
  4. Matikan api, tuang ke wadah tahan panas, tutup cling film menyentuh permukaan agar tidak berkulit. Dinginkan, simpan di kulkas.
  5. Mixer butter hingga fluffy dan putih pucat (speed tinggi).
  6. Masukkan cooked milk yang sudah dingin per 1 sdm, mixer speed sedang hingga rata.
  7. Setelah tercampur, turunkan mixer speed ke 1, mixer 1 menit untuk tekstur lebih homogen.
  8. Masukkan ke piping bag. Gluten Free Ermine Frosting siap digunakan.

Catatan: Sisa frosting bisa disimpan di kulkas maksimal 3 hari.




Bakery Style Banana Bread

"Gluten-free, Dairy-free, Oat-free"
by: @amai.bakes

Banana bread ini moist, manisnya pas, dan tetap lembut walau gula diturunkan. Ideal sebagai sarapan atau snack hangat.


Bahan Basah

  • 200 gr pisang kematangan (overripe), lumat pakai garpu
  • 55 gr cane sugar
  • 40 gr vegetable oil
  • 1 telur (±55 gr)
  • 55 gr coconut cream**
  • 20 gr air
  • 1 sdt apple vinegar / lemon juice

Bahan Kering

  • 120 gr GF flour mix:
    • 45 gr sorghum flour
    • 35 gr rice flour
    • 30 gr mocaf / tepung singkong
    • 10 gr potato starch / pati kentang
  • 1/2 sdt cinnamon
  • 1/2 sdt baking soda
  • 1/2 sdt baking powder
  • Sejumput garam

Add-ins

  • 60 gr roasted walnuts, salted, cincang (bisa diganti pecan, almond, atau cashew)

Cara Membuat

  1. Campur coconut cream, air, dan apple vinegar dalam mangkuk, aduk rata, sisihkan.
  2. Dalam mixing bowl lain, lumat pisang, tambahkan cane sugar, oil, telur, dan campuran coconut cream, aduk rata.
  3. Ayak bahan kering dalam 2 tahap, masukkan ke bahan basah, aduk balik pakai spatula hingga homogen.
  4. Masukkan walnut cincang, aduk asal rata. Konsistensi adonan padat tapi mudah dituangkan.
  5. Tuang adonan ke loyang loaf 18x8x6 cm yang sudah dialasi baking paper (tinggikan baking paper ±1 cm untuk mengantisipasi naiknya kue).
  6. Panggang oven 185°C selama 35–40 menit (sesuaikan oven masing-masing).
  7. Setelah matang, keluarkan dari oven, dinginkan sebentar di cooling rack.
  8. Potong-potong, sajikan hangat.

Tips & Catatan

  • Pilih pisang yang sangat matang agar manis alami cukup untuk gula rendah.
  • Jangan skip walnut, tapi bisa diganti kacang lain sesuai selera.
  • Coconut cream bisa diganti yogurt untuk versi dairy; jika pakai yogurt, skip apple vinegar.
  • Baking paper dilebihkan sedikit supaya adonan tidak tumpah saat kue naik.
  • Cake akan tetap moist dan lembut, walau gula minimal.




Tahini Chocolate Chips Cookies

"Gluten-free, Dairy-free"
by: @amai.bakes

Cookies ini memiliki tekstur tidak terlalu soft tapi juga tidak terlalu crunchy, pas di tengah-tengah, dengan aroma tahini yang khas berpadu cokelat.


Bahan Kering

  • 50 gr oat flour*
  • 35 gr mocaf / tepung singkong
  • 25 gr almond flour
  • 10 gr tapioca starch
  • 1/4 sdt baking soda
  • 1/4 sdt baking powder
  • 1/8 sdt garam

*gunakan certified GF oats jika ingin 100% gluten free

Bahan Basah

  • 50 gr tahini bisa diganti peanut butter
  • 35 gr neutral oil
  • 35 gr cane sugar
  • 20 gr honey
  • 1 tsp vanilla paste

Add-ins

  • 60 gr dark chocolate couverture 56%

Cara Membuat

  1. Campur bahan kering di mangkuk, sisihkan.
  2. Dalam mangkuk lain, aduk tahini, oil, cane sugar, honey, dan vanilla paste dengan hand whisk hingga rata.
  3. Masukkan bahan kering (diayak) 2 tahap, aduk balik pakai spatula hingga homogen.
  4. Masukkan chocolate chips, aduk sebentar dengan tangan jika perlu (jangan kelamaan).
  5. Timbang adonan per 33 gr, bentuk sesuai selera, sebaiknya agak dipipihkan.
  6. Panaskan oven 175°C. Simpan cookies beserta loyang ke dalam freezer sementara.
  7. Panggang cookies selama ±13 menit. Keluarkan, diamkan 10 menit sebelum dipindahkan ke cooling rack.
  8. Taburi sea salt flakes jika suka, lalu sajikan.

Yield

  • ±10 cookies @33 gr

Tips & Catatan

  • Cookies ini tidak soft seperti soft cookies, tapi juga tidak terlalu crunchy, berada di tekstur tengah yang ideal.
  • Freezing sementara sebelum panggang membantu cookies tidak melebar terlalu banyak.
  • Gunakan cokelat kualitas baik untuk rasa lebih intens. 



Gluten Free Cream Puffs

"Gluten-free"
by: @amai.bakes

Choux pastry versi bebas gluten ini ringan, renyah di luar, lembut di dalam, siap diisi dengan diplomat cream atau cokelat.


Bahan Kulit

  • 100 gr air
  • 45 gr salted butter / mentega asin
  • 40 gr rice flour / tepung beras
  • 10 gr cassava flour / tepung singkong
  • 100 gr telur (harus ditimbang)
  • 1 tsp vanilla bean paste

Cara Membuat

  1. Panaskan air dan butter dalam panci dengan api sedang hingga butter meleleh ±90% dan air mendidih.
  2. Masukkan tepung beras dan cassava flour (mocaf), matikan api. Aduk cepat hingga rata.
  3. Nyalakan api lagi, masak sambil terus diaduk pakai sendok kayu hingga matang merata ±1–2 menit.
  4. Tunggu hingga terbentuk kerak tipis di dasar panci, masak sebentar lagi lalu matikan api.
  5. Pindahkan adonan ke wadah tahan panas, mixer sebentar untuk menurunkan suhu adonan.
  6. Panaskan oven 200°C.
  7. Kocok lepas telur, masukkan ke adonan choux 2–3 tahap, mixer hingga homogen dan emulsified dengan baik. Konsistensi akhir: adonan membentuk huruf “V” saat kaki mixer diangkat.
  8. Masukkan vanilla, aduk sebentar. Tuang adonan ke piping bag.
  9. Semprotkan adonan ke loyang yang sudah dialasi baking paper.
  10. Percikkan air ke seluruh loyang (pakai spray bottle) untuk menjaga kelembapan.
  11. Panggang:
    • 190°C hingga choux mengembang maksimal
    • Turunkan suhu ke 175°C hingga set
    • Turunkan suhu ke 150°C, lanjut panggang hingga choux benar-benar kering dan kokoh
  12. Setelah matang, buka pintu oven sedikit, biarkan choux dalam oven ±15 menit, lalu keluarkan dan dinginkan. Bolongi bagian bawah untuk mengeluarkan udara.
  13. Isi dengan diplomat cream dan lapisi permukaan dengan cokelat leleh sesuai selera.

Tips & Catatan

  • Untuk kulit lebih kecokelatan, setelah piping, masukkan adonan ke freezer 15 menit, kemudian oles egg wash sebelum memanggang.
  • Pastikan telur ditimbang agar konsistensi adonan tetap tepat.
  • Oven masing-masing berbeda; pantau proses panggang agar choux mengembang sempurna namun tetap kering dan kokoh.





Gluten Free Tortilla Wrap

"No Psyllium Husk"
by: @amai.bakes

Tortilla bebas gluten ini lembut, lentur, dan mudah dibentuk. Cocok untuk wrap, burrito, atau roti gulung favorit.


Bahan

  • 180 gr air suhu ruang
  • 72 gr rice flour / tepung beras
  • 42 gr potato starch / tepung pati kentang
  • 25 gr minyak / oil
  • 1/2 sdt garam
  • Sejumput kunyit bubuk / turmeric
  • 36 gr glutinous rice flour / tepung ketan putih

Cara Membuat

  1. Siapkan panci tebal, masukkan tepung beras, pati kentang, kunyit, minyak, garam, dan air. Aduk rata sebelum api dinyalakan.
  2. Nyalakan api, masak sambil terus diaduk pakai spatula kayu hingga adonan mengental dan sebagian besar cairan terserap. Matikan api.
  3. Pindahkan ke mangkuk tahan panas, tambahkan tepung ketan putih. Aduk dengan sendok kayu, lalu uleni tangan saat adonan sudah tidak terlalu panas hingga merata dan bisa dibulatkan.
  4. Wrap adonan, istirahatkan 20–30 menit.
  5. Bagi adonan sesuai selera, gilas tipis, rapikan menggunakan cake ring jika perlu.
  6. Panaskan pan anti lengket, oles tipis minyak. Masak tortilla, balik saat muncul gelembung kecil.
  7. Masak sambil sesekali dibolak-balik hingga muncul gelembung besar dan kedua sisi kecoklatan. Jangan terlalu lama agar tidak kering keras.
  8. Angkat, segera masukkan ke kain atau napkin bersih, tutup agar tetap lembut.
  9. Sajikan dengan isian sesuai selera.

Tips & Catatan

  • Panaskan pan sebelum memasak, gunakan api sedang agar tortilla matang merata.
  • Jangan terlalu lama memasak, agar tortilla tetap lentur dan tidak kering.
  • Bisa digunakan untuk isian manis maupun gurih.

Kalau mau, saya bisa lanjut menyusun semua resep GF yang sudah Anda kirim menjadi satu dokumen buku resep lengkap, rapi, dengan semua tips penting, catatan, dan highlight agar siap cetak.




Gluten-Free Nastar (Tart Nanas)

Recipe by: @amai.bakes

Yield: 30 butir


Bahan Kulit

  • 60 gr cassava flour (atau mocaf)
  • 35 gr almond flour (jika tidak bisa mengonsumsi almond, coba tepung kelapa atau bahan lain, hasilnya sedikit berbeda)
  • 20 gr corn starch
  • 5 gr rice flour
  • 1/8 tsp garam
  • 80 gr unsalted butter
  • 15 gr madu
  • 1 kuning telur (sekitar 18 gr)
  • 1/2 tsp vanilla bean paste

Isian:

  • Selai nanas (yang sudah dibulatkan, bisa beli atau buat sendiri)

Takaran Setiap Butir

  • Berat adonan: 8 gr
  • Berat selai nanas: 5 gr

Cara Membuat:

1. Persiapkan bahan kulit

  • Campurkan semua bahan kering (cassava flour, almond flour, corn starch, rice flour, dan garam) dalam satu wadah.

2. Campurkan bahan basah

  • Dalam wadah terpisah, kocok butter, madu, kuning telur, dan vanilla bean paste dengan spatula atau hand whisk hingga tercampur rata.

3. Gabungkan adonan

  • Masukkan campuran bahan kering ke dalam bahan basah, lalu aduk hingga membentuk adonan yang halus. Jika adonan terasa agak lengket, tambahkan sedikit tepung cassava.

4. Bentuk adonan

  • Timbang adonan per 8 gr, bulatkan, dan sisihkan.
  • Ambil sejumput adonan, pipihkan, dan beri 5 gr selai nanas di tengahnya. Bulatkan adonan dengan hati-hati hingga selai tertutup rapat.

5. Panggang pertama (1st bake)

  • Tata bola adonan di atas loyang, lalu panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 150°C selama 18 menit atau hingga 3/4 matang.
    Pastikan untuk menyesuaikan waktu dan suhu sesuai dengan karakter oven masing-masing.

6. Dinginkan dan oleskan egg wash

  • Setelah dipanggang, keluarkan dari oven dan biarkan dingin.
  • Campurkan kuning telur dengan sedikit oil, lalu oleskan pada permukaan nastar yang sudah setengah matang.

7. Panggang kedua (2nd bake)

  • Panggang kembali nastar pada suhu 130°C selama 15 menit, atau hingga warnanya keemasan dan teksturnya matang sempurna.

Tips dan Catatan:

  • Alternatif bahan:
    Jika kamu tidak bisa mengonsumsi almond flour, bisa coba menggantinya dengan tepung kelapa atau bahan lain, meskipun hasilnya sedikit berbeda dari resep asli.
  • Suhu oven:
    Setiap oven memiliki karakteristik berbeda. Jadi pastikan untuk memantau pemanggangan, dan sesuaikan suhu jika perlu agar nastar matang merata.
  • Improviasi selai:
    Selai nanas bisa kamu sesuaikan dengan selera. Kalau suka lebih manis atau asam, kamu bisa menambahkan sedikit gula atau perasan lemon ke dalam selai. 

Gluten-Free Burger Buns

Adaptasi dari resep “GF Bubble Bread” by @fazharra
Rebake & modified by @amai.bakes

Kenapa roti gluten-free butuh lebih banyak ragi?

Pernah penasaran kenapa resep gluten-free bread sering membutuhkan ragi lebih banyak dibanding roti biasa yang mengandung gluten?

Aku juga sempat bertanya-tanya.
Ternyata alasannya sederhana: adonan gluten-free tidak punya gluten yang elastis untuk menahan gas hasil fermentasi. Jadi, ragi harus bekerja lebih keras agar adonan bisa mengembang dengan baik.

“Since there is no gluten to stretch and trap the gas as in gluten-containing bread, the yeast has to work harder, so use more yeast. If you are experimenting with your own recipes, start by increasing the amount of yeast by 25%.”
— sumber: glutenfreeliving.com

Biar gampang dibayangkan...

Analoginya seperti meniup balon bocor 🎈

Kalau kita meniup balon yang bagus, udara yang masuk akan tertahan, lalu balon cepat mengembang.
Tapi kalau balonnya bocor, udara yang kita tiup banyak yang keluar lagi. Akibatnya, kita harus meniup lagi, lagi, dan lagi supaya balon bisa tetap membesar.

Begitu juga dengan adonan gluten-free.
Ragi sebenarnya sudah bekerja menghasilkan karbon dioksida untuk mengembangkan adonan, tetapi banyak gas yang “kabur” karena struktur adonannya tidak sekuat adonan bergluten. Jadi, adonannya seperti “bocor-bocor halus” karena tidak punya jaringan gluten yang kokoh untuk menahan gas.

Kalau ragi bisa ngomong, mungkin dia akan bilang:

“Please help! Bisa kirimkan lebih banyak pasukan?” 🆘


In Frame

Pulled Chicken Burger dengan gluten-free buns.
Resep dari mba @fazharra, lalu dimodifikasi.
Maacii mba ♡


Resep Gluten-Free Burger Buns

Hasil: 4 buns kecil

Versi: 1/2 resep

Bahan

  • 25 gr tepung oat
  • 20 gr tepung beras
  • 15 gr maizena
  • 10 gr mocaf
  • 5 gr fiber creme
  • 5 gr psyllium husk
  • 70 gr air hangat
  • 10 gr gula palm
  • 1,5 gr ragi
  • 25 gr telur*
  • 8 gr mentega

Topping:

  • biji wijen

Cara Membuat

1. Aktifkan ragi

Masukkan air hangat, gula palm, dan ragi ke dalam wadah.
Aduk rata, lalu diamkan selama 5–10 menit sampai berbuih.

2. Tambahkan telur

Masukkan telur ke campuran ragi, lalu aduk hingga rata.

3. Campur bahan kering

Di wadah terpisah, campurkan semua bahan kering:
tepung oat, tepung beras, maizena, mocaf, fiber creme, dan psyllium husk.

Tuang campuran air ragi ke dalam bahan kering, lalu aduk menggunakan sendok kayu sampai mengental.
Adonan akan terasa makin berat saat diaduk — itu normal.
Aduk terus sampai adonan menyatu dengan baik. Semangat, Bun!

4. Masukkan mentega

Setelah adonan menyatu dan terasa cukup berat saat diaduk, tambahkan mentega.
Aduk lagi sampai tercampur rata.

5. Bagi dan bentuk adonan

Bagi adonan menjadi 4 bagian sama besar, masing-masing sekitar 47 gr.
Bulatkan adonan, lalu istirahatkan sampai mengembang.

6. Panaskan oven

Sambil menunggu adonan proofing, panaskan oven pada suhu 200°C.

7. Beri topping dan panggang

Oles permukaan adonan dengan egg wash, lalu taburi biji wijen.
Panggang dengan api atas bawah selama 12 menit.

Catatan: sesuaikan suhu dan lama memanggang dengan karakter oven masing-masing.


Tips Penting

1. Ragi pada adonan gluten-free memang cenderung lebih banyak

Ini bukan berlebihan, tetapi memang dibutuhkan untuk membantu adonan naik karena tidak ada gluten yang menahan gas fermentasi sebaik roti biasa.

2. Psyllium husk sangat membantu struktur adonan

Dalam resep gluten-free, psyllium husk berperan penting untuk membantu adonan lebih menyatu, lebih lentur, dan tidak terlalu rapuh.

3. Adonan akan terasa berat saat diaduk

Tekstur ini normal. Karena tidak ada gluten, adonan tidak akan terasa seperti adonan roti biasa. Tetap aduk sampai menyatu dan cukup kental.

4. Kenali oven masing-masing

Waktu panggang 12 menit adalah patokan awal. Setiap oven bisa berbeda, jadi tetap perhatikan warna permukaan dan tingkat kematangan buns.


Catatan Modifikasi Resep

Resep asli menggunakan:

  • tepung sorghum, lalu di resep ini diganti tepung oat
  • susu kelapa bubuk, lalu di resep ini diganti fiber creme

Modifikasi ini memberi karakter rasa dan tekstur yang sedikit berbeda, tetapi tetap menghasilkan gluten-free buns yang lembut dan enak dipakai untuk burger.


Membuat roti gluten-free memang butuh pendekatan yang sedikit berbeda. Kita tidak bisa berharap adonannya akan bersikap seperti adonan bergluten. Strukturnya lebih rapuh, gas fermentasinya lebih mudah lepas, dan teksturnya pun sering terasa berbeda sejak awal proses pencampuran.

Tapi justru di situlah serunya. Setelah memahami “cara kerja” adonan gluten-free, kita jadi lebih bisa menerima bahwa tekstur berat, adonan yang tidak elastis, atau kebutuhan ragi yang sedikit lebih banyak adalah bagian alami dari prosesnya. Bukan gagal — hanya berbeda.

Dan ketika hasil akhirnya keluar dari oven: buns kecil yang empuk, hangat, dan cantik bertabur wijen, semua proses tadi rasanya terbayar.


Gluten-Free Matcha Scones "Eggless"

By: @amai.bakes

Kenapa Menambahkan Psyllium Husk dalam Olahan Gluten-Free?

Psyllium husk berfungsi sebagai pengendali air dalam adonan gluten-free. Kemampuannya untuk mengikat dan mengentalkan cairan menjadikannya bahan yang sangat berguna dalam resep gluten-free.

Saat psyllium husk dicampur dengan cairan, awalnya campuran ini akan terlihat lebih cair. Namun, seiring waktu, adonan akan mengental karena psyllium husk adalah hydrocolloid yang dapat mengentalkan cairan. Ini mirip dengan efek yang terjadi saat membuat flax egg—flax meal menyerap cairan dan membuat campuran menjadi kental.


Bahan-Bahan

  • 50 gr oat flour
  • 20 gr rice flour
  • 40 gr corn starch
  • 8 gr matcha powder
  • 5 gr psyllium husk
  • 30 gr sugar
  • 3 gr baking powder
  • 1,5 gr salt
  • 75 gr cold unsalted butter, potong dadu kecil
  • 60 gr greek yogurt
  • 30 gr white chocolate callets

Cara Membuat

1. Siapkan Butter

Potong butter menjadi dadu kecil-kecil, sisihkan.

2. Campurkan Bahan Kering

Dalam sebuah bowl, masukkan semua bahan kering (oat flour, rice flour, corn starch, matcha powder, psyllium husk, sugar, baking powder, dan salt). Aduk rata.

3. Remas Butter

Masukkan butter ke dalam campuran bahan kering, lalu remas menggunakan ujung jari hingga teksturnya menjadi crumbly (berbutir-butir seperti pasir).

4. Tambahkan Greek Yogurt

Masukkan greek yogurt, aduk menggunakan garpu atau sendok kayu hingga semua bahan menyatu.

5. Tambahkan White Chocolate

Tambahkan white chocolate callets dan aduk rata. Letakkan adonan di atas silmat dan tepuk-tepuk ringan dengan tangan hingga membentuk lingkaran setebal 1 cm. Potong menjadi 8 bagian.

6. Masukkan ke Freezer

Tata potongan scones di atas loyang yang sudah dialasi dengan baking paper. Masukkan ke dalam freezer (disarankan semalaman untuk hasil terbaik).

7. Panaskan Oven

Panaskan oven pada suhu 200°C selama 10 menit.

8. Panggang Scones

Keluarkan scones dari freezer, lalu panggang di suhu 210°C selama 18 menit atau hingga scones berwarna keemasan (sesuaikan waktu dan suhu dengan oven masing-masing).

9. Anginkan

Setelah matang, angkat scones dan biarkan dingin di atas cooling rack.

10. Lelehkan White Chocolate

Setelah scones tidak terlalu panas, oleskan melted white chocolate di atas scones. Nikmati! 💕


Review

We love it! 💕

Notes:

  • Hasil akhir adonan scone gluten-free ini akan lebih lembek dibandingkan dengan adonan scone berbahan terigu. Jangan khawatir, teruskan hingga adonan terbentuk dengan baik!


Multi Grain Chocolate Cookies (Gluten-Free)

By: @amai.bakes


Kenapa Multi Grain?

Resep ini memadukan berbagai bahan seperti lentils, oat flour, rice flour, dan corn starch.
Kamu bisa mencoba berbagai kombinasi bahan yang ada di rumah, buat variasi setiap hari, agar rasanya bervariasi seperti di hutan belantara! 🌳🎖️

Disclaimer: Rasanya enak banget karena double chocolate. Ada chocolate couverture di dalam adonan yang meleleh meskipun sudah dingin, dan ada juga pod chocolate di atasnya. Double trouble! 🍫(✯ᴗ✯)


Bahan-Bahan

  • 35 gr mixed lentils (giling halus)
  • 45 gr oat flour
  • 40 gr rice flour
  • 10 gr corn starch
  • 10 gr cocoa powder
  • 20 gr milk powder
  • 1/2 tsp salt
  • 1/2 tsp baking soda
  • 65 gr unsalted butter, lelehkan
  • 80 gr coconut sugar
  • 48 gr egg (sekitar 1 butir kecil)

Add In:

  • 40 gr dark chocolate couverture (diaduk dalam adonan)

Topping:

  • Pod chocolate 64%

Cara Membuat

1. Campurkan Bahan Kering

  • Aduk rata semua bahan kering (oat flour, rice flour, corn starch, cocoa powder, milk powder, salt, dan baking soda).
    Tips: Ayak cocoa powder dan baking soda agar adonan lebih halus.

2. Campurkan Bahan Basah

  • Whisk butter leleh, coconut sugar, dan telur sampai tercampur rata.

3. Gabungkan Adonan

  • Tuang campuran bahan basah ke dalam bahan kering, aduk balik hingga menyatu.

4. Dinginkan Adonan

  • Bungkus adonan dengan plastik wrap, lalu masukkan ke dalam freezer selama 20-30 menit.

5. Bentuk Kukis

  • Setelah adonan cukup dingin, bulatkan adonan per 31 gr (untuk 12 kukis).
  • Tata di loyang yang sudah dialasi baking paper.

6. Panggang

  • Panggang kukis di dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180°C selama 12 menit.

7. Hentakkan Loyang

  • Setelah kukis matang, keluarkan dari oven dan hentakkan loyang beberapa kali untuk memberi efek “crack” pada kukis.
  • Biarkan kukis dingin selama 5-10 menit lalu pindahkan ke cooling rack.

8. Tambahkan Topping

  • Setelah kukis cukup dingin, taburi dengan sedikit sea salt dan nikmati! ^^

Review

Anak-anak nggak tahu kalau ini kukis kombinasi berbagai grains, yang mereka tahu... kukis coklatnya enak banget! >∆< 🍫🍪


Notes:

  • Baking Paper:
    Untuk memanggang kukis ini, aku pakai baking paper dari @sevenpapers.
    Kualitasnya bagus, nggak lengket jadi nggak perlu oles-oles.
    Selain itu, baking paper ini sudah dipotong sesuai ukuran loyang (11-12 cm) yang sering aku pakai, jadi praktis banget!
    Bisa dipakai berkali-kali, dan juga cocok untuk props foto, haha! >∆<
  • Tampilan Rustic:
    Mereka juga punya baking paper yang berwarna coklat, yang memberikan kesan rustic saat difoto. Ada juga yang cocok untuk steam bapao atau shumai.
    Cek foto selanjutnya untuk lihat lebih lanjut! ⬅️⬅️

Selamat mencoba Multi Grain Chocolate Cookies yang lezat ini, dan semoga berhasil! 🍪💖

Victoria Sandwich (Gluten-Free)

With Homemade Cranberry Jam
By: @amai.bakes


Narasi:

Victoria Sandwich adalah kue klasik yang terkenal dengan lapisan cake lembut dan isian manis di tengahnya. Di resep ini, saya menggunakan bahan-bahan gluten-free untuk memenuhi keinginan keluarga yang sensitif terhadap gluten. Saya mengganti sebagian butter dengan Greek yogurt dan mengurangi gula agar kue ini tetap lezat namun lebih sehat.


Bahan-Bahan:

Cake:

  • 100 gr unsalted butter (mentega), softkan
  • 60 gr Greek yogurt (yogurt kental)
  • 100 gr cassava sugar (gula singkong)
  • 3 telur
  • 2 tsp vanilla bean paste @ladameinvanilla
  • 100 gr cassava flour (tepung singkong)
  • 40 gr almond flour (tepung almond)
  • 3 gr baking soda
  • 1/4 tsp garam

Filling:

  • 80 gr cold whipping cream
  • 2 tbsp cranberry jam (resep cranberry jam bisa cek di post Bakewell Tart, atau saya bisa tuliskan lagi di komentar)
  • Sliced strawberries (untuk isi dan topping)

Cara Membuat:

  1. Cream Butter: Kocok butter menggunakan hand whisk selama 1-2 menit sampai teksturnya lembut.
  2. Tambahkan Gula dan Greek Yogurt: Masukkan gula singkong ke dalam butter, aduk rata. Tambahkan Greek yogurt dan vanilla bean paste, whisk hingga tercampur rata.
  3. Masukkan Telur: Masukkan telur satu per satu, aduk menggunakan hand whisk hingga rata.
  4. Campurkan Bahan Kering: Ayak semua bahan kering (cassava flour, almond flour, baking soda, dan garam) dua kali untuk hasil yang lebih halus. Masukkan sedikit-sedikit ke dalam campuran basah dan aduk rata sampai adonan mencapai tekstur yang halus dan tercampur rata.
  5. Siapkan Loyang: Tuang adonan ke dalam 2 loyang bulat 14 cm yang sudah dialasi baking paper.
  6. Panggang: Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 165°C selama 20-25 menit atau sampai matang. Sesuaikan dengan suhu oven masing-masing.
  7. Dinginkan Cake: Setelah matang, keluarkan dari oven dan biarkan dingin di atas cooling rack.
  8. Siapkan Filling: Kocok whipping cream yang dingin hingga kaku, lalu masukkan ke dalam piping bag dan simpan di kulkas.
  9. Siapkan Strawberry: Potong-potong strawberry untuk filling dan topping.
  10. Finishing: Ambil satu lapisan cake, beri whipping cream, tata potongan strawberry, dan tambahkan cranberry jam. Tumpuk dengan lapisan cake lainnya dan hias sesuai selera.

Catatan Penting:

  • Teksturnya enak, nggak crumbly dan nggak kemanisan karena saya mengurangi gula cukup banyak. Jika kamu suka lebih manis, takaran gula bisa ditambah sesuai selera!

Matcha Red Bean Tiramisu (Gluten-Free)

By: @amai.bakes


Narasi:

Resep Matcha Red Bean Tiramisu ini menggabungkan rasa matcha yang lembut dengan red bean paste yang manis, menciptakan kombinasi rasa yang unik. Ini adalah versi gluten-free dari tiramisu, tanpa menggunakan telur, dan menggunakan bahan-bahan yang lebih sehat.


Bahan-Bahan:

Matcha Sponge Cake:

  • 2 egg white
  • 28 gr vanilla sugar
  • 2 egg yolk
  • 18 gr vanilla sugar
  • 13 gr fresh milk
  • 10 gr coconut oil
  • 1 tsp vanilla extract
  • 37 gr rice flour
  • 5 gr matcha powder
  • 1/4 tsp salt

Tiramisu Cream (Eggless):

  • 200 gr mascarpone cheese, soft
  • 140 gr dairy whipping cream, cold
  • 35 gr castor sugar
  • 1 tsp vanilla extract

Red Bean Paste:

  • 100 gr red bean (soak overnight)
  • 2 tbsp vanilla sugar
  • 1/2 tsp salt
  • Water for boiling

Dipping:

  • 1/2 tsp matcha powder
  • 1/2 tbsp vanilla sugar
  • 40 gr warm water

Cara Membuat:

Matcha Sponge Cake:

  1. Whisk egg whites dengan vanilla sugar hingga soft peak.
  2. Whisk egg yolks dengan vanilla sugar, milk, coconut oil, dan vanilla extract hingga rata.
  3. Ayak rice flour, matcha powder, dan salt, lalu campurkan sedikit-sedikit dengan bahan basah. Aduk rata.
  4. Panggang dalam oven pada suhu 175°C selama 20-25 menit. Sesuaikan dengan oven masing-masing.
  5. Cek video di reels matcha sheet cake untuk cara membuat sponge cake matcha yang lebih lengkap.

Tiramisu Cream (Eggless):

  1. Biarkan cream cheese di suhu ruang supaya lebih lembut.
  2. Mixer cream cheese dengan gula hingga creamy, lalu tambahkan vanilla extract.
  3. Masukkan whipping cream dingin, mixer hingga fluffy (jangan overmix). Simpan di kulkas dalam piping bag.

Red Bean Paste:

  1. Rendam kacang adzuki semalaman, lalu bilas dan rebus hingga empuk.
  2. Tambahkan gula dan garam, mash sebagian kacang, biarkan sebagian utuh, lalu sisihkan.

Dipping:

  1. Campurkan matcha powder dan vanilla sugar dalam air hangat, aduk hingga gula larut.

Penyelesaian:

  1. Potong-potong cake sesuai ukuran jar.
  2. Letakkan cake di dasar jar, olesi dengan larutan matcha.
  3. Semprotkan tiramisu cream, beri red bean paste, dan semprotkan lagi cream hingga penuh.
  4. Dinginkan di kulkas minimal 3 jam.
  5. Taburkan bubuk matcha sebelum disajikan.

Catatan Penting:

  • Penyajian Dingin: Agar tiramisu lebih nikmat, pastikan untuk mendinginkannya minimal 3 jam di kulkas sebelum disajikan.
  • Kombinasi Rasa: Matcha dan red bean paste memberikan perpaduan rasa manis dan sedikit pahit yang segar, sangat cocok untuk dessert yang ringan dan lezat. 

Beef Soboro Donburi

By: @amai.bakes


Narasi:

Soboro adalah masakan Jepang yang terbuat dari daging, ikan, atau telur yang dimasak menjadi potongan halus dan berbutir. Biasanya disajikan di atas nasi hangat, membuatnya menjadi hidangan sederhana namun sangat lezat. Kamu bisa menemukan soboro donburi (そぼろ丼ぶり) yang artinya nasi dengan topping soboro, serta soboro bento (そぼろ弁当) dalam kotak makan siang di Jepang.

Kalau kamu mencari resep yang cepat dan enak, Beef Soboro Donburi ini bisa jadi pilihan! Hanya butuh sekitar 15 menit untuk menyiapkan semuanya, cocok untuk hari-hari sibuk.


Bahan-Bahan:

Beef Soboro:

  • 300 gr minced beef (daging giling)
  • 2 tbsp soy sauce (kecap asin)
  • 1 tbsp honey (madu)
  • 1 tbsp sweet soy sauce (kecap manis)
  • 1/2 tbsp sesame oil (minyak wijen)
  • 1/2 tbsp apple vinegar (cuka apel)
  • 1 garlic, minced (bawang putih, cincang)
  • 1 cm ginger, grated (jahe, parut)
  • Salt (garam, optional)

Scrambled Eggs:

  • 3 eggs (telur)
  • Salt (garam)
  • 1 tbsp milk (susu)

Topping:

  • Green peas (kacang polong) atau long beans (buncis)

Cara Membuat:

  1. Marinasi Daging: Campurkan minced beef dengan kecap asin, madu, kecap manis, minyak wijen, cuka apel, bawang putih, dan jahe. Diamkan dalam kulkas minimal 30 menit.
  2. Masak Daging: Panaskan 1/2 sdm minyak dalam pan di atas api sedang. Masukkan daging yang sudah dimarinasi, aduk dengan spatula kayu agar daging terpecah menjadi bagian kecil-kecil. Masak hingga daging matang dan berbumbu. Cicipi, koreksi rasa dengan menambahkan garam jika perlu. Sisihkan.
  3. Masak Telur: Kocok lepas telur dengan sedikit garam dan susu. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar telur menjadi scrambled eggs dengan tekstur yang halus dan warna kuning cerah. Masak hingga matang, tapi jangan terlalu kering. Sisihkan.
  4. Rebus Kacang Polong: Rebus kacang polong dalam air mendidih selama 1 menit, lalu tiriskan dan masukkan ke air dingin untuk menghentikan proses pemasakan.
  5. Penyajian: Sajikan di atas nasi yang sudah dipersiapkan. Mulai dengan nasi, kemudian tambahkan daging soboro, scrambled eggs, dan kacang polong. Nikmati!

Catatan Penting:

  • Garam dalam resep ini bersifat opsional, karena tergantung pada tingkat keasinan kecap asin yang digunakan. Saya menggunakan coconut sap sauce yang tidak terlalu asin, jadi saya menambahkan sedikit garam sebelum matang.
  • Alternatif Sayuran: Jika tidak ada kacang polong, kamu bisa menggantinya dengan buncis atau sayuran lainnya yang disukai.

Review:

All kids approved! (◕ᴗ◕✿)
Resep ini sangat praktis dan cepat, cocok untuk menu makan siang keluarga. Anak-anak pun suka!

Beef Burger with Gluten-Free Buns

By: @amai.bakes


Narasi:

Membuat burger dari beef patty dan gluten-free buns dari awal bisa jadi pilihan sempurna jika kamu ingin menikmati makanan rumahan yang lezat. Resep ini sangat cocok untuk yang ingin menikmati burger namun tetap menjaga bahan-bahan yang lebih sehat dan sesuai kebutuhan. Paduan patty daging giling, roti burger gluten-free, dan burger sauce dengan caramelized onion yang manis dan gurih, akan membuat hidangan ini memanjakan lidah!


Bahan-Bahan:

For Beef Patty:

  • 350 gr minced beef (daging giling)
  • 25 gr eggs (telur)
  • 35 gr bread crumbs (remah roti)
  • 2 tbsp evaporated milk
  • 1/2 tbsp tomato sauce
  • 1/2 tbsp soy sauce (kecap asin)
  • 1/2 tsp paprika powder
  • 1/2 tsp onion powder
  • 1/3 tsp mustard powder

For GF Buns:

  • 38 gr oat flour
  • 35 gr rice flour
  • 27 gr corn starch
  • 15 gr cassava flour
  • 7,5 gr psyllium husk
  • 105 gr lukewarm water (air hangat kuku)
  • 15 gr sugar (gula)
  • 2,2 gr instant yeast (ragi instan)
  • 38 gr egg (telur)
  • 12 gr salted butter (mentega asin)

Burger Sauce:

  • 1 sdm mayonnaise
  • 1/2 sdm tomato ketchup
  • 1/2 sdt mustard sauce
  • 1/4 bawang bombay, iris halus
  • 1/4 sdt paprika powder
  • Secubit garam

Cara Membuat:

For Beef Patty:

  1. Campurkan Semua Bahan: Aduk rata minced beef, eggs, bread crumbs, evaporated milk, tomato sauce, soy sauce, paprika powder, onion powder, dan mustard powder.
  2. Bentuk Patty: Bagi adonan menjadi 7 bagian, masing-masing seberat 62 gr. Bentuk menjadi bulat pipih.
  3. Masak Patty: Panaskan wajan dengan api sedang, masak patty selama 3 menit di setiap sisi. Setelah dibalik, beri garam dan lada hitam secukupnya.
  4. Resting: Setelah matang, diamkan patty selama 10 menit sebelum disajikan agar tetap juicy.

For GF Buns:

  1. Aktifkan Ragi: Campurkan gula dengan air hangat kuku, tambahkan ragi instan, aduk rata, biarkan selama 5 menit hingga berbusa. Kemudian masukkan telur.
  2. Campurkan Bahan Kering: Di wadah terpisah, aduk rata oat flour, rice flour, corn starch, cassava flour, dan psyllium husk.
    Tambahkan campuran bahan basah ke bahan kering, aduk menggunakan sendok kayu hingga adonan menyatu.
  3. Uleni Adonan: Setelah adonan cukup berat, tambahkan mentega, uleni dengan tangan hingga adonan lembut dan elastis.
  4. Bentuk Buns: Bagi adonan menjadi 6 bagian, masing-masing seberat 49 gr, bulatkan, dan tata di ramekins yang sudah diolesi sedikit minyak atau mentega.
  5. Fermentasi: Diamkan selama sekitar 1 jam hingga adonan mengembang.
  6. Oles dan Panggang: Oles dengan egg wash (campuran telur) dan taburi dengan biji wijen. Panggang di suhu 200°C selama 15 menit.

For Burger Sauce:

  1. Tumis Bawang Bombay: Tumis bawang bombay dengan butter hingga caramelized (wangi dan berwarna kecoklatan), lalu sisihkan.
  2. Campurkan Bahan Sauce: Aduk rata mayonnaise, tomato ketchup, mustard sauce, paprika powder, dan tambahkan bawang bombay yang sudah caramelized. Cicipi, koreksi rasa.

Catatan Penting:

  • Garam dalam Patty bersifat opsional, tergantung pada jenis kecap asin yang digunakan. Beberapa kecap asin lebih asin, jadi pastikan untuk menyesuaikan takarannya.
  • Psyllium Husk di gluten-free buns membantu adonan menjadi lebih kenyal dan lembut, jadi jangan lewatkan bahan ini jika membuat roti gluten-free.
  • Mustard Sauce: Saya membuatnya dengan mencampur mustard ground, apple vinegar, air, dan mayonnaise. Jika lebih praktis, kamu bisa membeli yellow mustard yang halal di supermarket.

Review:

Burger ini cocok banget untuk makan Idul Adha! Rasanya enak dan menyatu dengan baik. Patty daging yang juicy dan roti gluten-free yang lembut jadi kombinasi sempurna!


Selamat mencoba membuat Beef Burger with Gluten-Free Buns di rumah! 🍔🍞🧅

Klappetart (Gluten-Free)

By: @amai.bakes


Narasi:

Klappetart adalah dessert khas Manado yang menggabungkan perpaduan custard dan kelapa muda dengan topping meringue yang ringan dan kacang-kacangan. Rasanya nggak kemanisan, dan kamu bisa menyesuaikan tingkat kemanisannya sesuai dengan selera keluarga. Cocok banget untuk disajikan sebagai hidangan penutup atau saat berkumpul bersama keluarga. Selain itu, resep ini gluten-free, jadi bisa dinikmati oleh banyak orang!


Bahan-Bahan:

Untuk Custard:

  • 2 kuning telur
  • 100 ml air kelapa muda
  • 250 ml fresh milk (susu segar)
  • 35 gr corn starch (maizena)
  • 55 gr gula singkong (bisa diganti dengan sweetener lain sesuai selera)
  • 1 tsp vanilla paste @ladameinvanilla
  • 1/4 tsp garam
  • 1 sdm butter (mentega)

Untuk Isi:

  • 100 gr daging kelapa muda (serut halus)

Untuk Meringue:

  • 1 putih telur
  • 1/2 sdm air lemon
  • 1/2 sdm gula singkong

Topping:

  • Kismis (rendam 15 menit, tiriskan)
  • Mede atau almond (kacang mete atau almond)
  • Kayumanis bubuk

Cara Membuat:

  1. Masak Custard: Campurkan semua bahan custard (kecuali butter dan vanilla paste) ke dalam panci, aduk rata. Masak dengan api sedang hingga mengental. Tambahkan butter dan aduk rata, lalu matikan api.
  2. Tambahkan Kelapa dan Vanilla: Masukkan daging kelapa muda dan vanilla paste ke dalam custard yang sudah dimasak, aduk rata. Cicipi dan sesuaikan tingkat manisnya.
  3. Siapkan Cup atau Ramekin: Tuang custard ke dalam cup atau ramekin hingga sekitar 75% tinggi cup. Sisihkan.
  4. Buat Meringue: Mixer putih telur dengan air lemon dan gula singkong hingga mencapai stiff peak.
  5. Beri Meringue di Atas Custard: Tuang meringue di atas custard hingga penuh, ratakan permukaannya.
  6. Panggang: Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 165°C selama 25-30 menit atau hingga bagian atas meringue kecoklatan. Panggang dengan cara au bain marie (panci berisi air panas di bawah ramekin).
  7. Dinginkan dan Simpan di Kulkas: Angkat dan dinginkan terlebih dahulu, kemudian simpan di kulkas. Sajikan dingin.

Catatan Penting:

  • Gula Singkong dapat diganti dengan sweetener lain sesuai preferensi masing-masing.
  • Konsistensi Custard: Jika ingin custard yang lebih padat, masak lebih lama. Namun, jika lebih suka custard yang lebih lembut, jangan terlalu lama dimasak.

Review:

Custard-nya makin lama dimasak akan makin mengental, dan saat suhunya turun juga semakin padat. Kami suka yang tidak terlalu padat, jadi masak custard-nya tidak lama-lama. Topping meringue yang manis dan kacang-kacangan menambah tekstur yang pas! (◕ᴗ◕✿)


Sweet Potato Parmesan Mini Cake (Gluten-Free)

By: @amai.bakes


Narasi:

Sweet Potato Parmesan Mini Cake ini merupakan pilihan hidangan yang unik, menggabungkan ubi jalar manis dengan rasa gurih dari parmesan dan buttermilk substitute. Hasilnya adalah cake yang lembut dengan aroma keju yang menggoda. Kamu bisa membuatnya dalam bentuk mini cakes menggunakan ramekin, yang sangat cocok untuk sajian individual atau untuk camilan manis di waktu senggang.


Bahan-Bahan:

Untuk Adonan Cake:

  • 85 gr mashed sweet potato (ubi kukus, haluskan)
  • 100 gr buttermilk substitute (susu hangat + 2 sdt cuka)
  • 1 telur
  • 30 gr honey (madu)
  • 25 gr butter, melted (mentega leleh)

Untuk Bahan Kering:

  • 50 gr oat flour (tepung oat)
  • 20 gr rice flour (tepung beras)
  • 10 gr arrowroot powder (pati garut)
  • 15 gr freshly grated parmesan (parmesan parut segar)
  • 1/2 tsp baking soda
  • 1/4 tsp salt (garam)

Add-ins:

  • Chocolate couverture (coklat batangan, cincang kasar)

Topping:

  • Sliced almond (kacang almond iris tipis)
  • Chocolate chips (chocolate chips)

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Basah: Aduk rata ubi yang telah dilumatkan, telur, mentega leleh, dan buttermilk substitute.
  2. Campurkan Bahan Kering: Di wadah terpisah, aduk rata oat flour, rice flour, arrowroot powder, parmesan, baking soda, dan garam.
  3. Gabungkan Bahan Basah dan Kering: Masukkan bahan basah ke bahan kering, aduk hingga rata (jangan terlalu lama aduknya).
  4. Siapkan Ramekin: Siapkan 6 cup ramekin, masukkan sekitar 1,5 sdm adonan ke dalam setiap ramekin.
  5. Tambahkan Coklat: Letakkan potongan chocolate couverture di tengah adonan, kemudian tambahkan 1 sdm adonan lagi di atasnya.
  6. Berikan Topping: Taburi dengan sliced almond dan chocolate chips.
  7. Panggang: Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 175°C selama 25-27 menit atau hingga matang (sesuaikan dengan oven masing-masing).

Catatan Penting:

  • Buttermilk Substitute: Jika tidak memiliki buttermilk, kamu bisa membuatnya dengan mencampur susu hangat dengan sedikit cuka atau air lemon.
  • Rasa Manis: Cake ini manisnya pas, berkat sedikitnya pemakaian sweetener. Jangan lewatkan chocolate couverture karena memberikan rasa yang mendalam pada cake.

Review:

Aromanya pas banget saat dipanggang, dengan bau keju yang menyenangkan! Cake-nya manisnya pas, dengan kejutan rasa gurih dari parmesan. Jangan lupa coklatnya, karena memberikan kedalaman rasa yang enak! (◕ᴗ◕✿)

Gluten-Free Banana Waffles

By: @amai.bakes


Narasi:

Waffle ini adalah pilihan tepat jika kamu mencari camilan yang mudah dibuat dan sehat. Dengan menggunakan pisang raja matang sebagai bahan utama, kamu dapat menikmati waffle yang gluten-free dan dairy-free tanpa perlu khawatir tentang bahan-bahan rumit. Cukup aduk-aduk bahan, tidak perlu mixer atau oven, dan kamu bisa langsung menikmati waffle yang lembut, topping dengan cokelat dan kacang favorit. Dan yang paling penting, expectation vs reality, karena ini gluten-free, tentu teksturnya akan berbeda!


Bahan-Bahan:

For Banana Waffles:

  • 150 gr pisang raja matang
  • 100 gr cashew milk (susu kacang mede)
  • 40 gr maple syrup (atau bisa diganti sweetener lain)
  • 1 telur
  • 20 gr minyak kelapa
  • 1/4 sdt garam

For Dry Ingredients:

  • 60 gr tepung oat
  • 10 gr tepung pati jagung (cornstarch)
  • 5 gr psyllium husk
  • 2,5 gr ragi instan

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Basah: Lumatkan pisang dan campurkan dengan cashew milk, maple syrup, telur, minyak kelapa, dan garam. Aduk rata menggunakan hand whisk.
  2. Tambahkan Bahan Kering: Ayak semua bahan kering (tepung oat, tepung pati jagung, psyllium husk, dan ragi) ke dalam adonan basah. Aduk hingga rata.
  3. Istirahatkan Adonan: Bungkus adonan dengan plastik wrap dan diamkan selama 60-90 menit untuk fermentasi.
  4. Masak Waffle: Panaskan waffle maker, masak adonan dengan api kecil, sekitar 2,5 menit per sisi hingga matang dan keemasan.
  5. Sajikan: Sajikan dengan topping favorit seperti kismis, kacang, dan cokelat.

Catatan Penting:

  • Tekstur Waffle: Waffle ini memiliki tekstur yang lebih soft dibandingkan dengan waffle biasa yang lebih crunchy. Jika menginginkan waffle yang lebih garing, kamu bisa mencoba resep waffle lainnya yang lebih keras di hashtag #amai_waffles.
  • Maple Syrup: Kamu bisa mengganti maple syrup dengan sweetener lain sesuai selera atau kebutuhan.

Review:

Waffle ini soft, bukan yang crunchy. Perfect for breakfast or snack time! (◕ᴗ◕✿)


Almond Choco Oat Cookies (Gluten-Free, No-Butter)

By: @amai.bakes


Narasi:

Kue ini menggunakan kombinasi gula palem yang lebih rendah glycemic index (GI) dan brown sugar, yang memberikan tekstur chewy pada cookies, meski tanpa mentega. Dengan tambahan dark chocolate couverture dan taburan sea salt, cookies ini memberikan rasa manis dan gurih yang seimbang. Cobalah membuatnya untuk camilan sehat atau sebagai kue Lebaran!


Bahan-Bahan:

For Dry Ingredients:

  • 50 gr oat flour (tepung oat)
  • 35 gr almond flour (tepung almond)
  • 40 gr rice flour (tepung beras)
  • 10 gr arrowroot powder (pati garut)
  • 15 gr cocoa powder
  • 10 gr milk powder
  • 1/2 tsp salt (garam)
  • 1/2 tsp baking soda

For Wet Ingredients:

  • 62 gr coconut oil
  • 50 gr palm sugar (gula kelapa)
  • 30 gr brown sugar
  • 50 gr egg (telur)

Add-ins:

  • 40 gr dark chocolate couverture

Toppings:

  • Sliced almond (kacang almond iris tipis)
  • Chocolate chips (chocolate chips)
  • Sea salt

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Basah: Aduk rata coconut oil, palm sugar, brown sugar, dan telur.
  2. Tambahkan Bahan Kering: Ayak semua bahan kering (tepung oat, almond flour, rice flour, arrowroot powder, cocoa powder, milk powder, baking soda, dan garam) ke dalam adonan basah. Aduk rata.
  3. Tambahkan Chocolate: Masukkan dark chocolate couverture dan aduk rata.
  4. Istirahatkan Adonan: Simpan adonan di dalam freezer selama 30 menit (penting!).
  5. Bentuk dan Beri Topping: Bagi adonan menjadi 12 bagian (masing-masing 31 gr), letakkan di loyang yang sudah dialasi kertas roti. Beri topping almond, chocolate chips, dan sedikit sea salt.
  6. Panggang: Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180°C selama 11 menit atau hingga matang dan kecoklatan.

Catatan Penting:

  • Space di Loyang: Jangan lupa beri ruang antar cookies di loyang karena adonan akan melebar saat dipanggang.
  • Tekstur: Kue ini memiliki tekstur yang chewy di dalam dan garing di luar. Jangan lewatkan chocolate couverture untuk rasa cokelat yang lebih dalam.

Review:

Cookies ini chewy di dalam dan garing di luar, dengan rasa manis yang pas. Teksturnya yang berbeda membuat cookies ini enak dinikmati! (◕ᴗ◕✿)


Bread Pudding (Gluten-Free)

By: @amai.bakes


Narasi:

Bread Pudding adalah pilihan camilan atau dessert yang nikmat dan mudah dibuat. Dengan menggunakan roti brioche yang dipotong dadu, perpaduan custard dengan keju cheddar menghasilkan hidangan yang lezat. Tidak perlu mixer atau oven, cukup aduk bahan, panggang, dan sajikan. Ini adalah resep yang sangat mudah dan bisa disesuaikan tingkat kemanisannya!


Bahan-Bahan:

Custard:

  • 4-5 lembar brioche, potong dadu
  • 135 gr fresh milk (susu segar)
  • 1 sdm unsalted butter (mentega tawar)
  • 2 sdm keju cheddar, parut
  • 1 telur, kecil
  • 20 gr coconut sugar (gula kelapa)
  • 20 gr maple syrup (atau sweetener lain)
  • 1/4 sdt kayu manis bubuk
  • 1/4 sdt garam

Topping:

  • Almond, dark chocolate, kismis, dan keju cheddar (opsional)

Cara Membuat:

  1. Siapkan Roti Brioche: Potong dadu roti brioche, panggang sebentar, sisihkan.
  2. Hangatkan Susu dan Butter: Panaskan susu dan butter hanya sampai butter larut. Masukkan keju cheddar, aduk rata.
  3. Tambahkan Gula dan Maple Syrup: Masukkan gula kelapa dan maple syrup ke dalam campuran susu, aduk hingga larut. Masukkan telur, garam, dan kayu manis bubuk. Aduk rata.
  4. Oles Loyang: Oles loyang dengan butter.
  5. Susun Roti di Loyang: Tata roti di dasar loyang, beri sebagian topping, siram dengan campuran saus custard.
  6. Tata Lagi Roti dan Topping: Tata kembali roti, beri topping lagi, dan siram dengan saus custard hingga rata.
  7. Panggang: Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 160°C selama 30 menit (sesuaikan suhu oven masing-masing).
  8. Sajikan: Sajikan dengan vanilla cream (opsional).

Catatan Penting:

  • Untuk Custard: Jika kamu lebih suka custard yang lebih padat, masak lebih lama hingga mencapai kekentalan yang diinginkan. Namun, jika suka yang lebih lembut, jangan masak terlalu lama.
  • Topping: Kamu bisa menambahkan topping sesuai selera. Beberapa pilihan populer adalah almond, dark chocolate, dan kismis.

Review:

Waktu dimasak, bread pudding ini enak banget! Teksturnya lembut, custard-nya pas, dan toppingnya menambah rasa yang enak. Kami suka yang tidak terlalu manis. (◕ᴗ◕)


Matcha Red Bean Tiramisu (Gluten-Free)

By: @amai.bakes


Narasi:

Matcha Red Bean Tiramisu adalah gabungan dari dua rasa favorit: matcha dan red bean. Dengan cake matcha yang lembut dan tiramisu cream yang ringan, hidangan ini memberi sentuhan modern pada dessert tradisional. Dikombinasikan dengan red bean paste, ini adalah pilihan yang sempurna bagi penggemar matcha dan red bean. Plus, gluten-free!


Bahan-Bahan:

For Matcha Sponge Cake:

  • 2 egg whites
  • 28 gr vanilla sugar
  • 2 egg yolks
  • 18 gr vanilla sugar
  • 13 gr fresh milk
  • 10 gr coconut oil
  • 1 tsp vanilla extract @ladameinvanilla
  • 37 gr rice flour
  • 5 gr matcha powder
  • 1/4 tsp salt

For Tiramisu Cream (Eggless):

  • 200 gr mascarpone cheese
  • 140 gr dairy whipping cream, cold
  • 35 gr castor sugar
  • 1 tsp vanilla extract

For Red Bean Paste:

  • 100 gr red bean (soak overnight)
  • 2 tbsp vanilla sugar
  • 1/2 tsp salt
  • Water for boiling

For Dipping:

  • 1/2 tsp matcha powder
  • 1/2 tbsp vanilla sugar
  • 40 gr warm water

Cara Membuat:

Matcha Sponge Cake:

  1. Whisk egg whites dengan vanilla sugar hingga soft peak.
  2. Whisk egg yolks dengan vanilla sugar, milk, coconut oil, dan vanilla extract hingga rata.
  3. Ayak rice flour, matcha powder, dan salt, lalu campurkan sedikit-sedikit dengan bahan basah. Aduk rata.
  4. Panggang di oven pada suhu 175°C selama 20-25 menit. Sesuaikan dengan oven masing-masing.

Tiramisu Cream:

  1. Biarkan mascarpone cheese di suhu ruang agar lebih lembut.
  2. Mixer mascarpone cheese dengan gula hingga creamy, tambahkan vanilla extract dan mixer lagi.
  3. Masukkan whipping cream dingin, mixer hingga fluffy. Simpan di kulkas dalam piping bag.

Red Bean Paste:

  1. Rendam red beans semalaman, bilas, dan rebus hingga empuk.
  2. Tambahkan gula dan garam, mash sebagian, biarkan sebagian utuh. Sisihkan.

Dipping:

  1. Campurkan matcha powder dan vanilla sugar dengan air hangat, aduk hingga gula larut.

Penyelesaian:

  1. Potong cake sesuai ukuran jar.
  2. Letakkan cake di dasar jar, olesi dengan larutan matcha.
  3. Semprotkan tiramisu cream, beri red bean paste, dan semprotkan cream lagi hingga penuh.
  4. Dinginkan di kulkas minimal 3 jam.
  5. Taburkan matcha powder sebelum disajikan.

Catatan Penting:

  • Manisnya Cream: Resep ini dibuat dengan tingkat kemanisan yang ringan. Jika kamu suka lebih manis, bisa menambah gula pada tiramisu cream atau red bean paste.
  • Dinginkan: Agar rasa lebih menyatu, dinginkan minimal 3 jam sebelum disajikan.

Review:

Jika kamu suka matcha dan red bean, pasti suka banget sama kombinasi ini. Manisnya pas, dan tekstur tiramisu cream-nya ringan. (◍•ᴗ•◍)


Triple Chocolate Oat Cookies (Less Gluten, No Butter)

By: @amai.bakes


Narasi:

Triple Chocolate Oat Cookies adalah pilihan camilan yang sempurna, terutama bagi kamu yang suka tekstur chewy pada cookies. Dengan menggunakan coconut oil dan coconut sugar, cookies ini tidak hanya lebih sehat tetapi juga memiliki rasa cokelat yang dalam berkat penggunaan dark chocolate dan chocolate chips. Tips penting: hentakkan loyang setelah dipanggang untuk mendapatkan cookie yang lebih turun di tengahnya!


Bahan-Bahan:

For Wet Ingredients:

  • 90 gr coconut sugar
  • 1 egg (large size, 60 gr)
  • 55 gr coconut oil
  • 1 tsp vanilla bean paste @ladameinvanilla

For Dry Ingredients:

  • 50 gr oat flour
  • 60 gr all purpose flour
  • 25 gr cocoa powder
  • 25 gr milk powder
  • 10 gr corn starch
  • 1/2 tsp baking soda
  • 1/2 tsp salt

Add-ins:

  • 25 gr dark chocolate couverture (70%)

Topping:

  • Chocolate chips
  • Almond slices
  • Sea salt flakes

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Basah: Aduk rata coconut sugar, egg, coconut oil, dan vanilla bean paste selama 1 menit hingga gula agak larut.
  2. Tambahkan Bahan Kering: Ayak semua bahan kering (tepung oat, tepung terigu, cocoa powder, milk powder, corn starch, baking soda, dan garam). Aduk rata dengan spatula.
  3. Masukkan Dark Chocolate: Tambahkan dark chocolate couverture, aduk balik dengan spatula.
  4. Istirahatkan Adonan: Bungkus adonan dan simpan di kulkas selama 1 jam (overnight lebih enak).
  5. Panggang Cookies: Panaskan oven pada suhu 180°C, letakkan adonan cookies di loyang yang sudah dialasi baking paper, beri topping chocolate chips dan almond slices.
  6. Hentakkan Loyang: Setelah dipanggang selama 12 menit, hentakkan loyang 3-4 kali untuk menurunkan tengah cookie.
  7. Sajikan: Biarkan cookies dingin selama 15-20 menit sebelum disajikan.

Catatan Penting:

  • Coconut Oil: Kamu bisa mengganti coconut oil dengan minyak lain yang aromanya netral, jika tidak ingin rasa kelapa.
  • Gula Palm: Jika tidak ada coconut sugar, kamu bisa menggantinya dengan gula palem yang lebih rendah GI daripada brown sugar.

Review:

Cookies ini chewy di dalam dan garing di luar, dengan rasa cokelat yang dalam. Jangan lewatkan topping chocolate chips dan sea salt flakes untuk rasa yang lebih kaya! (◍•ᴗ•◍)

Vegan Cashew Cookies (Less Gluten)

By: @amai.bakes


Narasi:

Vegan Cashew Cookies adalah pilihan yang sempurna untuk kukis lebaran yang gluten-free dan dairy-free. Perpaduan antara kacang mede, flax seeds, dan oats memberikan tekstur yang unik, dengan rasa manis alami dari palm sugar dan maple syrup. Cookies ini tidak hanya cocok untuk disajikan saat lebaran, tetapi juga sebagai camilan sehat yang lezat.


Bahan-Bahan:

Wet Ingredients:

  • 80 gr roasted cashews (kacang mede panggang)
  • 10 gr flax seeds (biji rami)
  • 1/4 tsp salt (garam)
  • 55 gr palm sugar (gula kelapa)
  • 65 gr coconut oil (minyak kelapa)

Dry Ingredients:

  • 50 gr all purpose flour (terigu serbaguna)
  • 30 gr oat flour (tepung oat)
  • 25 gr sorghum flour (tepung sorghum)
  • 15 gr corn starch (maizena)

Cara Membuat:

  1. Haluskan Kacang dan Flax Seeds: Haluskan flax seeds dan cashews menggunakan dry mill. Tambahkan palm sugar, salt, dan coconut oil, blend hingga halus, lalu tuang ke dalam wadah.
  2. Campurkan Bahan Kering: Aduk rata bahan kering (tepung terigu, tepung oat, tepung sorghum, dan maizena), lalu ayak ke dalam campuran kacang mede. Aduk hingga rata. Teksturnya akan sedikit lembek, tapi mudah dipulung.
  3. Bentuk Cookies: Bentuk adonan sesuai selera, tata di loyang yang sudah dialasi kertas roti.
  4. Panggang: Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 140°C selama 35 menit atau sesuai dengan suhu oven masing-masing.
  5. Sajikan: Sajikan cookies ini setelah dingin dengan topping seperti almond, dark chocolate, atau kismis.

Catatan Penting:

  • Minyak Kelapa: Jika tidak suka rasa kelapa, kamu bisa mengganti dengan minyak lain yang aroma netral.
  • Penyimpanan: Karena tekstur cookies ini sedikit moist, lebih baik disimpan dalam wadah kedap udara agar tetap segar.

Review:

Cookies ini lembut dengan rasa manis alami dari palm sugar dan maple syrup. Tidak terlalu manis, dan enak dimakan dengan topping cokelat atau kacang. (◕ᴗ◕)


Cheesy Baked Potato

By: @amai.bakes


Narasi:

Cheesy Baked Potato ini adalah hidangan yang cocok untuk makan malam keluarga atau bahkan sebagai lauk untuk lebaran. Dengan tambahan parmesan cheese dan mozzarella, kentang yang creamy ini semakin nikmat. Ditambah dengan bockwurst (sosis), wortel, dan bumbu-bumbu yang pas, menciptakan rasa yang kaya dan lezat. Dengan keju yang meleleh di atasnya, hidangan ini pasti disukai semua orang!


Bahan-Bahan:

For the Potato Mixture:

  • 3 kentang, kupas, potong dadu
  • 50 gr bockwurst atau ayam, iris
  • 1 wortel, potong dadu kecil
  • 1/2 bawang bombay, cincang
  • 2 sdm parmesan cheese (keju parmesan)
  • 1,5 sdm butter (mentega)
  • 80-100 ml susu cair
  • Garam dan lada bubuk secukupnya
  • Oregano dan parsley kering secukupnya

Topping:

  • Mozzarella dan parmesan cheese (untuk topping)

Cara Membuat:

  1. Rebus Kentang: Rebus kentang hingga empuk, lalu lumatkan dengan garpu. Tambahkan butter dan aduk rata hingga creamy. Sisihkan.
  2. Tumis Sayuran: Panaskan sedikit butter di wajan, tumis bawang bombay, bockwurst, dan wortel hingga wangi dan sedikit layu.
  3. Campur dengan Susu: Tambahkan susu cair dan 2 sdm keju parmesan ke dalam campuran tumisan, bumbui dengan garam, lada, oregano, dan parsley. Aduk rata.
  4. Gabungkan dengan Kentang: Tuang campuran tumisan ke dalam kentang lumat, aduk rata.
  5. Masukkan ke Baking Dish: Pindahkan ke dalam baking dish, beri topping keju mozzarella dan parmesan di atasnya.
  6. Panggang: Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 170°C hingga keju meleleh dan berwarna keemasan.
  7. Sajikan: Sajikan hangat.

Catatan Penting:

  • Keju: Gunakan mozzarella dan parmesan untuk hasil yang meleleh dengan sempurna. Jika ingin lebih creamy, bisa menambah lebih banyak keju.
  • Bockwurst: Kamu bisa mengganti bockwurst dengan bahan lain seperti daging ayam atau sosis sapi sesuai selera.

Review:

Kentang ini creamy dan penuh rasa dengan keju yang meleleh di atasnya. Bockwurst dan sayuran memberi rasa gurih yang nikmat, cocok untuk hidangan istimewa! (◕ᴗ◕)

Matcha Panna Cotta

By: @amai.bakes


Narasi:

Di tengah kesibukan dan tantangan hidup, kita sering kali melupakan pentingnya menyimpan amal dan kebaikan dalam diam, hanya untuk Allah ﷻ. Matcha Panna Cotta ini adalah salah satu cara sederhana menikmati momen yang tenang dan penuh rasa syukur, yang bisa kamu nikmati saat berbuka puasa. Rasanya yang lembut dan tidak terlalu manis membuatnya jadi pilihan yang sempurna sebagai pencuci mulut, sambil merenung dan menghargai rahmat-Nya.


Bahan-Bahan:

For the Panna Cotta:

  • 230 gr milk (susu)
  • 120 gr heavy cream (dairy cream)
  • 4 gr matcha powder (bubuk matcha)
  • 1/2 tsp sugar (gula)
  • 35 gr white chocolate couverture (cokelat putih)
  • 1 tsp vanilla paste @ladameinvanilla
  • Pinch of salt (garam)

For the Gelatin:

  • 5 gr gelatin sheets halal (sekitar 1,5 lembar)
  • 100 gr water (air)

Cara Membuat:

  1. Siapkan Gelatin: Gunting gelatin sheets, masukkan ke dalam mangkuk, dan rendam dengan 100 gr air. Diamkan selama 5-10 menit agar gelatin larut.
  2. Campurkan Matcha dan Gula: Aduk matcha dan 1/2 sdt gula, sisihkan.
  3. Hangatkan Susu dan Heavy Cream: Panaskan susu dan heavy cream hingga hangat. Ambil 2-3 sendok makan susu panas untuk melarutkan matcha.
  4. Didihkan Susu: Lanjutkan memanaskan susu dan cream hingga mendidih di pinggir panci (simmer), kemudian matikan api.
  5. Larutkan Gelatin: Tiriskan gelatin (buang airnya), lalu tuangkan sebagian susu hangat ke dalam gelatin dan aduk hingga larut.
  6. Gabungkan dengan Susu dan Cream: Masukkan gelatin yang sudah larut beserta susu ke dalam campuran susu dan cream, aduk rata.
  7. Tambahkan White Chocolate dan Vanilla Paste: Masukkan white chocolate, vanilla paste, dan secubit garam. Aduk hingga tercampur sempurna.
  8. Tambahkan Larutan Matcha: Masukkan larutan matcha, aduk hingga rata.
  9. Tuang ke Gelas: Pindahkan campuran ke gelas takar (sebaiknya disaring agar halus), kemudian tuang ke dalam cup-cup kecil.
  10. Dinginkan: Dinginkan panna cotta di kulkas minimal 3 jam. Sajikan dingin.

Catatan Penting:

  • Tingkat Kemanisan: Panna cotta ini memiliki tingkat kemanisan yang ringan. Jika kamu lebih suka yang lebih manis, bisa menambahkan sedikit gula sesuai selera.
  • Penyimpanan: Panna cotta ini lebih enak jika disajikan dingin, dan teksturnya akan lebih padat setelah didiamkan dalam kulkas.

Review:

Lumer dan creamy di mulut, dengan rasa matcha yang menyatu sempurna dengan white chocolate. Teksturnya sangat lembut, dan manisnya juga pas. Krucils (anak-anak) di rumah sudah approved! 💛 (◕ᴗ◕✿)


Es Teler Chia Pudding

By: @amai.bakes


Narasi:

Es Teler adalah salah satu minuman segar khas Indonesia yang penuh dengan buah-buahan. Kini, kita bisa menikmatinya dalam bentuk chia pudding yang lebih sehat, tanpa rasa yang terlalu manis. Dengan santan kelapa, Greek yogurt, dan madu mentah, ini adalah pilihan hidangan penutup yang ringan dan segar, cocok untuk berbuka puasa. Kamu bisa menyesuaikan rasa dan tekstur dengan menggunakan buah-buahan seperti alpukat, nangka, dan taburan kelapa panggang.


Bahan-Bahan:

  • 100 gr coconut milk (santan kelapa segar)
  • 125 gr Greek yogurt
  • 40 gr chia seeds (biji chia)
  • 1 tsp vanilla bean paste @ladameinvanilla
  • 20 gr raw honey (madu mentah)
  • 1/2 avocado, diced (alpukat)
  • Jackfruit, diced (nangka)
  • Desiccated coconut, toasted (kelapa parut panggang)

Cara Membuat:

  1. Campurkan Semua Bahan Basah: Aduk rata coconut milk, Greek yogurt, chia seeds, vanilla bean paste, dan raw honey hingga tercampur rata.
  2. Diamkan: Biarkan campuran chia pudding mengental selama beberapa waktu di suhu ruangan.
  3. Penyajian: Tata pudding di dalam glass jars, kemudian tambahkan potongan alpukat, nangka, dan taburkan kelapa parut panggang di atasnya.
  4. Dinginkan: Simpan pudding di kulkas hingga dingin sebelum disajikan.

Catatan Penting:

  • Manisnya: Pudding ini manisnya ringan karena menggunakan madu mentah sebagai pemanis alami. Kamu bisa menambahkannya jika ingin rasa yang lebih manis.
  • Penyajian: Nikmati dengan buah segar lainnya jika suka, atau tambahkan topping seperti granola untuk ekstra crunch.

Review:

Es Teler Chia Pudding ini benar-benar mengingatkan saya pada es teler tradisional! Segar dan lezat, anak-anak pun menyukainya. 🍨💕 (◕ᴗ◕)


Fruity Pancakes (Gluten-Free, Dairy-Free)

By: @amai.bakes


Narasi:

Pancakes ini sangat fluffy dan ringan, meskipun menggunakan bahan gluten-free dan dairy-free. Berkat penggunaan pisang matang sebagai pemanis alami, kamu bisa mengurangi penggunaan gula, dan teksturnya tetap lembut. Pancakes ini cocok disajikan untuk sarapan atau camilan dengan tambahan buah segar dan dark chocolate couverture yang meleleh. Resep ini sedikit lebih memerlukan perhatian pada proses mixer, namun hasil akhirnya pasti memuaskan!


Bahan-Bahan:

Wet Ingredients:

  • 1 telur
  • 40 gr gula singkong
  • 1 gr garam
  • 80 gr pisang sangat matang (saya pakai kepok)
  • 20 gr coconut oil (minyak kelapa)

Dry Ingredients:

  • 65 gr mocaf (tepung cassava)
  • 15 gr tepung beras
  • 0,8 gr ragi instan
  • 25 gr cornstarch (maizena)

Toppings:

  • Fresh fruits (buah segar)
  • Dark chocolate couverture (untuk lelehan coklat)

Cara Membuat:

  1. Mixer Telur: Mixer telur hingga berbusa, tambahkan 1/2 bagian gula singkong dan mixer selama 2 menit. Masukkan sisa gula singkong dan garam, lanjutkan mixer hingga mencapai soft peak.
  2. Campurkan Bahan Kering: Aduk rata mocaf, tepung beras, dan ragi instan, lalu tuang 1/2 bagian bahan kering ke dalam adonan telur yang sudah dikocok. Aduk balik hingga rata.
  3. Blender Pisang: Blender pisang matang dan minyak kelapa, masukkan ke dalam adonan utama dan aduk rata.
  4. Tambahkan Sisa Bahan Kering: Tuang sisa bahan kering (yang sudah diayak), aduk hingga rata.
  5. Istirahatkan Adonan: Bungkus adonan dengan plastik wrap, diamkan selama 30 menit.
  6. Masak Pancakes: Panaskan cetakan pancake, olesi dengan sedikit minyak, lalu tuang adonan 1/2 sendok makan per pancake. Masak hingga kecoklatan, balik dan masak sisi lainnya hingga matang.
  7. Sajikan: Sajikan dengan buah segar dan dark chocolate couverture yang dilelehkan.

Catatan Penting:

  • Pisangnya: Menggunakan pisang matang memberikan rasa manis alami, tanpa perlu banyak gula tambahan.
  • Topping: Sesuaikan topping sesuai selera, bisa juga menambah sirup maple atau madu jika suka lebih manis.

Review:

Pancakes ini sangat fluffy dan lembut, dan tidak terasa terlalu pisang meski menggunakan pisang matang. Rasanya ringan, dengan tekstur yang sempurna!

Hasil akhir dari resep ini adalah sekitar 18 mini pancakes, yang sempurna untuk disajikan dengan topping buah segar dan dark chocolate couverture yang meleleh! (◕ᴗ◕)

Tuna Cheese Puff Pastry

By: @amai.bakes


Narasi:

Puff pastry yang renyah dengan tuna dan keju ini adalah pilihan camilan atau hidangan ringan yang sangat mudah dibuat. Menggunakan tuna kaleng yang komposisinya lebih bersih dan halal, ditambah dengan mayonnaise, garam, dan keju, menghasilkan rasa yang gurih dan memuaskan. Praktis dan cepat, resep ini cocok untuk disajikan di saat santai atau bahkan untuk acara spesial.


Bahan-Bahan:

Untuk Isian:

  • 1 kaleng tuna in oil (ambil dagingnya saja)
  • 1,5 sdm mayonnaise
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt black pepper (lada hitam)
  • Secukupnya keju (sesuaikan selera)

Untuk Puff Pastry:

  • 1 lembar puff pastry (keluarkan dari freezer 15 menit, lalu digilas dan dipotong 6 sama besar)

Untuk Olesan dan Taburan:

  • Kuning telur, kocok lepas
  • Oregano dan parsley kering

Cara Membuat:

  1. Siapkan Isian: Aduk rata tuna, mayonnaise, garam, black pepper, dan keju.
  2. Siapkan Puff Pastry: Potong puff pastry menjadi 6 bagian sama besar, lalu beri isian tuna di tengah masing-masing. Rekatkan dengan menggunakan garpu (penyet-penyet sedikit agar tertutup rapat).
  3. Panaskan Oven: Panaskan oven pada suhu 200°C.
  4. Panggang Puff Pastry: Tata puff pastry yang sudah diisi di atas loyang yang sudah dialasi baking paper. Oleskan kuning telur di atas puff pastry, lalu taburkan oregano dan parsley kering.
  5. Panggang: Panggang selama 18-20 menit, sesuaikan suhu oven masing-masing hingga puff pastry matang dan keemasan.
  6. Sajikan: Nikmati puff pastry ini dengan teh atau kopi sebagai camilan sore.

Catatan Penting:

  • Tuna: Pastikan menggunakan tuna kaleng dengan komposisi yang bersih, hanya ikan tuna, minyak, air, dan garam.
  • Minyak Tuna: Jika tidak ingin terlalu berlemak, kamu bisa meniriskan sebagian minyak dari tuna sebelum digunakan.

Review:

Tuna Cheese Puff Pastry ini renyah dan gurih, dengan isian yang pas dan keju meleleh di dalamnya. Sangat cocok untuk jadi camilan atau hidangan ringan yang mudah dan praktis! (◕ᴗ◕)


Matcha Red Bean Chia Pudding

By: @amai.bakes


Narasi:

Matcha Red Bean Chia Pudding adalah perpaduan manis dan gurih antara matcha, red bean, dan chia pudding. Menggunakan bahan-bahan yang kaya serat, seperti chia seeds, matcha, dan kacang merah, hidangan ini adalah pilihan sehat dan menyegarkan untuk berbuka puasa. Tak hanya itu, vanilla chia pudding menambahkan kelembutan, menjadikan dessert ini kaya tekstur dan rasa.


Bahan-Bahan:

For Matcha Chia Pudding:

  • 30 gr chia seeds
  • 180 gr milk (susu)
  • 2 tbsp honey (sesuai selera)
  • 2 tsp matcha powder

For Vanilla Chia Pudding:

  • 10 gr chia seeds
  • 60 gr milk (susu)
  • 1 tbsp thick yogurt
  • 1 tsp vanilla bean paste
  • 1 tsp honey (sesuai selera)

For Red Bean Paste:

  • 100 gr red bean (soak overnight)
  • 2 tbsp vanilla sugar (optional)
  • 1/2 tsp salt
  • Water for boiling

Topping:

  • Red bean paste (haluskan sebagian kacang dengan garpu)
  • Matcha powder (untuk taburan)
  • Fresh fruit (untuk topping)

Cara Membuat:

Matcha Chia Pudding:

  1. Campurkan Bahan: Aduk matcha powder dengan sedikit chia seeds hingga terurai, kemudian aduk dengan bahan lainnya (susu dan madu).
  2. Diamkan: Biarkan pudding mengental selama beberapa jam hingga mencapai tekstur yang diinginkan.

Vanilla Chia Pudding:

  1. Campurkan Semua Bahan: Aduk rata chia seeds, milk, thick yogurt, vanilla bean paste, dan honey.
  2. Diamkan: Biarkan mengental di suhu ruangan atau simpan di kulkas untuk beberapa jam.

Red Bean Paste:

  1. Rebus Kacang Merah: Rendam kacang merah semalaman, bilas, lalu rebus dengan air dan sehelai daun pandan hingga empuk.
  2. Tambahkan Gula dan Garam: Setelah kacang empuk, tambahkan gula palm (atau gula kelapa) dan sedikit garam. Rebus hingga air menyusut dan mengental.

Penyajian:

  1. Lapisan: Masukkan red bean paste ke dalam cup, lalu beri lapisan matcha chia pudding dan vanilla chia pudding di atasnya.
  2. Taburan: Taburi dengan sedikit matcha powder dan hias dengan buah segar sesuai selera.
  3. Dinginkan: Simpan di kulkas dan sajikan dingin.

Catatan Penting:

  • Kacang Merah: Pastikan kacang merah dimasak hingga empuk dan memiliki tekstur yang halus.
  • Topping: Kamu bisa menambahkan topping buah segar atau granola untuk menambah tekstur.

Review:

Hidangan ini benar-benar refreshing dengan kombinasi matcha dan red bean yang begitu nikmat! Manisnya pas, dan teksturnya lembut berkat chia pudding dan kacang merah yang kenyal. (◍•ᴗ•◍)


Matcha Sheet Cake (Gluten-Free)

By: @amai.bakes


Narasi:

Matcha Sheet Cake adalah pilihan tepat untuk camilan sehat dengan rasa matcha yang khas. Meski manisnya tipis, teksturnya lembut dan cocok disajikan dengan cream filling atau topping tambahan yang lebih tebal. Cake ini mudah dibuat, dan cocok disajikan pada acara spesial atau sekadar untuk berbuka puasa. Bagi yang ingin rasa lebih manis, bisa menambahkan gula atau memperbanyak topping.


Bahan-Bahan:

For the Cake:

  • 4 egg whites (putih telur)
  • 42 gr sugar (gula)
  • 4 egg yolks (kuning telur)
  • 32 gr sugar (gula)
  • 26 gr fresh milk (susu segar)
  • 20 gr olive oil (minyak zaitun)
  • 1 tsp vanilla bean paste

For the Dry Ingredients:

  • 75 gr rice flour (tepung beras)
  • 10 gr matcha powder (bubuk matcha)

For the Topping:

  • 15 gr milk chocolate couverture (cokelat susu)
  • 15 gr white chocolate couverture (cokelat putih)

Cara Membuat:

  1. Mixer Putih Telur: Mixer putih telur dengan 42 gr gula hingga mencapai stiff peak. Sisihkan.
  2. Mixer Kuning Telur: Mixer kuning telur dengan 32 gr gula hingga kuning pucat. Masukkan tepung beras dan matcha powder yang sudah diayak, aduk dengan hand whisk. Tambahkan susu, olive oil, dan vanilla paste, aduk rata.
  3. Gabungkan Meringue: Masukkan 1/3 bagian meringue (kocokan putih telur) ke dalam adonan utama, lalu aduk balik dengan hand whisk atau spatula. Lakukan secara perlahan agar meringue tetap terjaga.
  4. Konsistensi Adonan: Pastikan adonan memiliki konsistensi seperti yang ditunjukkan di video.
  5. Tuang ke Loyang: Tuang adonan ke dalam loyang kotak 22 cm yang sudah dialasi baking paper, ratakan permukaannya.
  6. Hentakkan Loyang: Hentakkan loyang 1-2 kali untuk mengeluarkan gelembung udara.
  7. Panggang: Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180°C selama 20 menit (gunakan api atas bawah, rak tengah). Sesuaikan suhu oven masing-masing.
  8. Cooling: Setelah matang, angkat dan dinginkan di cooling rack.
  9. Topping: Potong cake, lalu beri lelehan milk chocolate dan white chocolate couverture di atasnya.

Catatan Penting:

  • Kadar Manis: Cake ini punya manis yang tipis, jadi lebih enak jika dipadukan dengan topping atau cream yang lebih tebal. Jika ingin lebih manis, kamu bisa menambah 10 gr gula atau memperbanyak topping.
  • Suhu Oven: Pastikan suhu oven tidak terlalu tinggi agar cake tidak kering. Jangan terlalu lama memanggang untuk menjaga kelembutan cake.

Review:

Cake ini memiliki rasa matcha yang pas, teksturnya lembut, dan manisnya tipis. Ditambah dengan lelehan chocolate couverture, sangat menggugah selera! Jika suka lebih manis, tambahkan gula atau lebih banyak topping. (◕ᴗ◕)


Chocolate Watermelon Rind Balls

Gluten-Free, Eggless
By: @amai.bakes


Narasi:

Mengolah kulit semangka yang sering terbuang bisa jadi pilihan kreatif dan ramah lingkungan. Dalam resep ini, kulit semangka digunakan bersama dark chocolate couverture, coconut sugar, dan coconut oil, menghasilkan bola-bola cokelat yang lembut dan fudgy. Meski ada sedikit aroma daun saat masih hangat, setelah didinginkan di kulkas, rasa dan teksturnya jadi lebih nikmat. Resep ini juga gluten-free dan eggless, cocok untuk camilan sehat yang enak!


Bahan-Bahan:

Bahan Kering:

  • 50 gr oat flour (tepung oat)
  • 15 gr mocaf (tepung singkong)
  • 13 gr cacao powder (bubuk kakao)
  • 1/4 tsp salt (garam)

Bahan Basah:

  • 45 gr coconut sugar (gula kelapa)
  • 30 gr coconut oil (minyak kelapa)
  • 1 tsp vanilla bean paste
  • 80 gr watermelon rinds (kulit semangka bagian putih)

For Coating:

  • 60 gr dark chocolate couverture (cokelat hitam)

Cara Membuat:

  1. Parut Kulit Semangka: Parut kulit semangka (bagian putih), lalu sedikit diperas untuk mengurangi kadar airnya. Sisihkan.
  2. Campurkan Bahan Kering: Aduk rata semua bahan kering (pastikan cacao powder diayak) dalam sebuah wadah.
  3. Campurkan Bahan Basah: Di wadah terpisah, aduk coconut sugar, coconut oil, dan vanilla bean paste hingga tercampur rata. Tuang campuran ini ke dalam bahan kering, aduk balik dengan spatula hingga rata.
  4. Tambahkan Kulit Semangka: Masukkan parutan kulit semangka ke dalam adonan dan aduk rata hingga adonan terasa lembab tapi tidak terlalu cair, seperti adonan brownies.
  5. Panggang: Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi baking paper. Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 170°C selama 20 menit.
  6. Hancurkan dengan Garpu: Setelah dipanggang, angkat kue dan letakkan di wadah/bowl. Hancurkan menggunakan garpu selagi masih panas. Tambahkan 40 gr dark chocolate couverture dan biarkan meleleh karena panas kue. Aduk hingga rata.
  7. Bulatkan Adonan: Setelah kue agak dingin, bulatkan adonan menjadi bola-bola kecil, lalu simpan di kulkas hingga set.
  8. Hias dengan Cokelat: Lelehkan sisa 20 gr dark chocolate couverture, lalu gunakan untuk menghias bagian atas bola cokelat semangka.

Catatan Penting:

  • Kulit Semangka: Gunakan bagian kulit semangka yang berwarna putih, setelah diparut, peras sedikit agar tidak terlalu berair.
  • Tempering Cokelat: Jika kamu menggunakan chocolate couverture, pastikan cokelat meleleh dengan baik dan set dengan sempurna saat didinginkan di kulkas.
  • Tekstur: Camilan ini lebih enak disajikan dalam keadaan dingin karena bagian dalamnya lebih fudgy dan cokelatnya akan mengeras dengan sempurna.

Review:

Camilan ini memiliki rasa yang unik dan menarik, dengan rasa cokelat yang kaya dan sedikit aroma dari kulit semangka yang hilang setelah didinginkan. Setelah dipanggang dan didinginkan, bola cokelat semangka ini akan semakin lezat, dengan bagian luar yang sedikit keras dan bagian dalam yang tetap lembut dan fudgy. (◕ᴗ◕)


Dengan resep Chocolate Watermelon Rind Balls ini, kamu tidak hanya mengolah makanan yang lezat, tetapi juga mengurangi waste dengan memanfaatkan kulit semangka. Selamat mencoba! 🍉🍫

Apple Oat Cupcakes

"Gluten-Free"
By: @amai.bakes


Narasi:

Di dunia baking, ada dua metode mixing yang paling umum digunakan: creaming method dan reverse creaming method. Pada resep ini, digunakan reverse creaming, di mana butter dicampur dengan bahan kering terlebih dahulu. Metode ini mengurangi pembentukan gluten, yang sangat berguna terutama saat membuat cake yang gluten-free. Di resep ini, saya menggunakan oat flour, mocaf, dan sedikit apples sebagai bahan pengganti, menggantikan bahan-bahan seperti sorghum flour dan candied orange peel yang ada di resep asli.

Hasil akhirnya adalah cupcakes yang lembut, tidak terlalu manis, dan tetap penuh rasa. Sempurna sebagai camilan ringan atau untuk berbuka puasa!


Bahan-Bahan:

Bahan Kering:

  • 82 gr mocaf (tepung singkong)
  • 45 gr oat flour (tepung oat)
  • 1/4 sdt baking soda
  • 1/4 sdt garam
  • 65 gr gula pasir

Bahan Basah:

  • 105 gr unsalted butter (mentega tawar)
  • 2 telur
  • 90 gr plain yogurt drink
  • 1 tsp vanilla bean paste

Add-ins:

  • 50 gr chopped apples (apel, cincang kecil)

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Kering: Aduk rata mocaf, oat flour, baking soda, garam, dan gula pasir. Sisihkan.
  2. Campurkan Bahan Basah: Masukkan butter, mixer hingga teksturnya berpasir.
  3. Gabungkan Bahan Kering dan Basah: Tambahkan campuran bahan basah ke bahan kering secara bertahap, mixer hingga rata.
  4. Siapkan Loyang: Tuang adonan ke dalam cupcake pan yang sudah dialasi liner.
  5. Panggang: Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 175°C selama 30 menit (sesuaikan suhu oven masing-masing).

Catatan Penting:

  • Metode Reverse Creaming: Dengan mencampurkan butter dengan bahan kering terlebih dahulu, adonan menjadi lebih stabil dan mengurangi pembentukan gluten. Metode ini cocok untuk cake yang ingin lebih lembut.
  • Penyimpanan: Cupcakes ini lebih enak disajikan hangat, tapi bisa disimpan dalam wadah kedap udara untuk beberapa hari.
  • Akurasinya: Resep ini sangat bergantung pada timbangan yang akurat untuk mendapatkan hasil yang konsisten. Gunakan timbangan dapur untuk memudahkan pengukuran bahan.

Review:

Cupcakes ini memiliki crumb yang lembut dan rasa manis yang ringan, tidak berlebihan. Dengan tambahan apel cincang, rasanya menjadi lebih segar dan pas! Cupcakes ini juga cukup tidak terlalu manis, membuatnya jadi pilihan yang cocok jika kamu ingin camilan yang lebih sehat dan ringan. 💛


Dengan resep Apple Oat Cupcakes ini, kamu bisa menikmati camilan sehat yang tidak hanya gluten-free, tapi juga rendah gula. Semoga resep ini menjadi inspirasi untuk mencoba bahan-bahan yang lebih sehat dan bergizi! 🧁


Raisins Oat Vanilla Muffins

Gluten Free, Refined Sugar Free
By: @amai.bakes


Narasi:

Raisins Oat Vanilla Muffins ini dibuat dengan bahan-bahan gluten-free yang simpel dan alami, menggunakan gula kelapa sebagai pemanis. Muffin ini memiliki tekstur yang fluffy, sedikit lembut di dalam, dan tidak crumbly meskipun tanpa gluten. Sempurna untuk camilan sehat yang bisa dinikmati kapan saja, apalagi saat disajikan hangat!


Bahan-Bahan:

Bahan Kering:

  • 45 gr oat flour (rolled oats dihaluskan)
  • 10 gr tepung pati garut
  • 70 gr tepung singkong / mocaf
  • 70 gr gula kelapa
  • 2 gr baking soda (diayak)
  • 2 gr garam

Bahan Basah:

  • 120 gr susu hangat
  • 10 gr air lemon
  • 1 telur (ukuran besar, sekitar 60 gr)
  • 1,5 tsp vanilla bean paste
  • 20 gr minyak kelapa

Add-in:

  • 25 gr golden raisins (kismis)

Topping:

  • rolled oats
  • almond
  • gula kelapa

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Basah: Aduk susu hangat dan air lemon, biarkan selama 5 menit hingga lemaknya menggumpal. Setelah itu, tambahkan telur, vanilla paste, dan minyak kelapa, aduk rata, lalu sisihkan.
  2. Campurkan Bahan Kering: Di wadah besar, campurkan semua bahan kering menggunakan hand whisk, kemudian tambahkan kismis, aduk rata.
  3. Gabungkan Bahan Basah dan Kering: Tuang bahan basah ke dalam wadah bahan kering, aduk hingga tercampur rata.
  4. Panaskan Oven: Panaskan oven pada suhu 180°C dengan api atas bawah.
  5. Panggang Muffins: Masukkan adonan ke dalam loyang muffin yang sudah diberi liner. Isi hingga 85% tinggi liner.
  6. Tambahkan Topping: Beri topping rolled oats, almond, dan taburi sedikit gula kelapa di atasnya.
  7. Panggang: Panggang muffins di rak tengah selama 22-25 menit atau hingga matang (sesuaikan suhu oven masing-masing).

Catatan Penting:

  • Topping: Topping ini memberi tekstur ekstra dan rasa gurih pada muffin. Kamu bisa menyesuaikan topping sesuai selera.
  • Suhu Oven: Jangan lupa untuk menyesuaikan suhu oven masing-masing agar muffin tidak terlalu kering atau kurang matang.
  • Manisnya: Gula kelapa memberikan rasa manis yang lembut, jika suka lebih manis, kamu bisa menambah sedikit gula.

Review:

Muffin ini memiliki tekstur yang fluffy dengan rasa manis alami dari gula kelapa dan raisins yang enak. Bagian dalamnya tetap lembut, namun tidak crumbly, bahkan meskipun menggunakan bahan gluten-free! Best served warm ☀️.

Levain-Style Matcha Soft Cookies

"Gluten-Free"
By: @amai.bakes


Narasi:

Jika kamu suka dengan Levain-style cookies, resep ini memberikan versi gluten-free yang tetap mempertahankan kelembutan dan rasa coklat yang kaya. Menggunakan matcha powder dari @namaste_organic, serta white chocolate couverture dari @podchocolate, cookies ini memiliki tekstur yang lembut di dalam dan sedikit chewy di luar. Metode mixing reverse creaming juga memastikan hasilnya tetap lembut meski tanpa gluten.


Bahan-Bahan:

Bahan Kering:

  • 50 gr tepung oat
  • 60 gr tepung singkong (@ladanglima.id)
  • 10 gr tepung pati garut
  • 9 gr matcha powder (@namaste_organic)
  • 0,6 gr baking soda
  • 0,4 gr baking powder
  • 1 gr garam

Bahan Basah:

  • 72 gr unsalted butter (soft, tapi dingin)
  • 39 gr castor sugar
  • 15 gr brown sugar
  • 42 gr telur
  • 1 tsp vanilla bean paste (@ladameinvanilla)

Add-ins:

  • 40 gr almond (cincang kasar)
  • 70 gr dairy-free white chocolate couverture (@podchocolate)

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Basah: Whisk butter hingga creamy, lalu tambahkan gula, aduk sebentar, masukkan vanilla dan telur, whisk lagi hingga rata.
  2. Campurkan Bahan Kering: Masukkan semua bahan kering, ayak terlebih dahulu, lalu aduk balik menggunakan spatula.
  3. Tambahkan Add-ins: Masukkan cincangan almond dan white chocolate couverture, aduk rata.
  4. Bulatkan Adonan: Bagi 8 adonan, masing-masing seberat 52 gr, bulatkan, dan tata di loyang yang sudah dialasi parchment paper.
  5. Freezing: Wrap adonan, simpan di freezer minimal 30 menit (overnight lebih enak).
  6. Panggang: Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180°C selama 13-15 menit (sesuaikan suhu oven masing-masing).
  7. Biarkan di Loyang: Setelah matang, biarkan di loyang selama 10 menit, lalu pindahkan ke wire rack. Tunggu minimal 15 menit sebelum dimakan.

Catatan Penting:

  • Waktu Freezing: Agar cookies tidak terlalu menyebar saat dipanggang, pastikan adonan didinginkan dalam freezer terlebih dahulu.
  • Suhu Oven: Sesuaikan suhu oven untuk menghindari cookies terlalu keras atau terlalu lembek.
  • Chocolate Coating: Menambahkan white chocolate couverture memberikan kelembutan dan kelezatan ekstra pada cookies.

Review:

Cookies ini mirip dengan versi gluten-nya, tetapi teksturnya bahkan lebih baik! Di dalamnya lembut dan gooey, sementara bagian luarnya sedikit chewy. Semua orang pasti suka! 💚🤍


Triple Chocolate Oat Cookies

"Less Gluten, No Butter"
By: @amai.bakes


Narasi:

Cookies ini menawarkan rasa coklat yang kaya dengan 3 jenis coklat yang berbeda. Menggunakan coconut oil dan coconut sugar, cookies ini lebih sehat dan tetap lezat. Resep ini memanfaatkan oat flour dan all-purpose flour, sehingga memiliki sedikit gluten, namun tetap memberikan rasa yang tidak kalah nikmat.


Bahan-Bahan:

Bahan Kering:

  • 50 gr Oat flour
  • 60 gr All-purpose flour
  • 25 gr Cocoa powder
  • 25 gr Milk powder
  • 10 gr Corn starch
  • 1/2 tsp Baking soda
  • 1/2 tsp Salt

Bahan Basah:

  • 90 gr Coconut sugar
  • 1 Egg (large size, sekitar 60 gr)
  • 55 gr Coconut oil
  • 1 tsp Vanilla bean paste (@ladameinvanilla)

Add-ins:

  • 25 gr @krakakoa dark chocolate 70%
  • Topping: More Krakakoa, dan sebutir Valrhona 70%

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Basah: Siapkan wadah, masukkan telur, brown sugar, vanilla, dan coconut oil, whisk selama sekitar 1 menit hingga gula agak larut.
  2. Campurkan Bahan Kering: Tambahkan semua bahan kering (diayak), aduk rata menggunakan spatula.
  3. Tambahkan Chocolate: Masukkan 25 gr Krakakoa dark chocolate 70%, aduk rata. Wrap adonan, simpan di kulkas selama 1 jam (overnight lebih enak).
  4. Panaskan Oven: Panaskan oven pada suhu 180°C (api atas bawah).
  5. Bulatkan Adonan: Timbang adonan masing-masing seberat 30 gr, tata di loyang yang sudah dialasi baking paper, beri topping chocolate chips dan callets.
  6. Panggang: Panggang di rak tengah selama 12 menit atau sesuaikan suhu oven masing-masing.
  7. Hentakkan Loyang: Setelah matang, hentakkan loyang 3x untuk mengurangi ketinggian tengah cookies, supaya teksturnya lebih fudgy.
  8. Tambahkan Cokelat: Setelah cookies dipanggang, letakkan sepotong Valrhona chocolate di tengah cookies yang masih panas.
  9. Diamkan: Diamkan selama 15-20 menit sebelum disajikan.

Catatan Penting:

  • Minyak Kelapa: Bisa diganti dengan minyak nabati lain yang aromanya netral.
  • Gula Palm: Gula kelapa bisa diganti dengan gula palm, pilih yang butirannya kecil-kecil.
  • Agar Tidak Terlalu Spread: Jika menggunakan gula pasir, cookies akan lebih mudah menyebar, jadi pastikan untuk menggunakan gula kelapa atau gula palm agar hasilnya lebih chewy.

Review:

Meskipun menggunakan coconut oil dan gula kelapa, cookies ini tetap memiliki rasa coklat yang kaya dan tekstur yang sedikit chewy. Pastikan untuk menambahkan Valrhona chocolate agar rasanya makin maksimal! 🍫


Gluten-Free Baked Churros

By: @amai.bakes


Narasi:

Siapa yang tidak suka churros? Dengan tekstur luar yang crunchy dan bagian dalam yang soft, churros ini semakin nikmat ketika dimakan dengan dark chocolate peanut butter sauce. Resep Gluten-Free Baked Churros ini menggunakan tepung beras dan cheddar cheese, menghasilkan rasa yang gurih dan lezat. Yang lebih menyenangkan lagi, churros ini dipanggang, bukan digoreng, sehingga lebih sehat.


Bahan-Bahan:

Bahan:

  • 65 gr water (air)
  • 25 gr salted butter (mentega asin)

Bahan Kering:

  • 45 gr rice flour (tepung beras)
  • 67 gr egg (telur)
  • 25 gr cheddar cheese (keju cheddar)
  • 1 tsp vanilla bean paste

Cara Membuat:

  1. Didihkan Air dan Butter: Masukkan air dan salted butter ke dalam panci, didihkan.
  2. Tambahkan Tepung: Masukkan tepung beras, matikan api, dan aduk cepat. Nyalakan kembali api dan terus aduk hingga ada lapisan berkerak di dasar panci (sedikit crumbly dibandingkan adonan choux berbahan gluten).
  3. Dinginkan Adonan: Dinginkan adonan selama 15 menit, kemudian tambahkan keju cheddar dan telur bertahap. Aduk menggunakan hand whisk hingga rata. Adonan harus kental dan berbentuk segitiga terbalik ketika whisk diangkat.
  4. Pipihkan Adonan: Masukkan adonan ke dalam piping bag dengan spuit dan pipihkan di atas baking paper.
  5. Freezing: Masukkan adonan ke dalam freezer selama 30-50 menit (overnight lebih enak).
  6. Panggang: Panaskan oven pada suhu 200°C, panggang churros beku selama 20 menit (rak bawah, api atas bawah). Lanjutkan memanggang pada suhu 160°C selama 15 menit (rak tengah, api atas).
  7. Angkat dan Dinginkan: Angkat churros, biarkan dingin di cooling rack. Nikmati dengan dipping sauce sesuai selera.

Catatan Penting:

  • Jangan masukkan telur saat adonan masih panas.
  • Hindari sering membuka tutup pintu oven selama proses pemanggangan.

Review:

Churros ini memiliki tekstur crunchy di luar dan soft di dalam. Rasanya cenderung lebih plain, jadi lebih nikmat dengan sauce atau cinnamon sugar. Sempurna untuk camilan yang lezat dan menyenangkan! 💚


Carrot Cake Yogurt Cheesecake

"Eggless, Gluten-Free"
By: @amai.bakes


Narasi:

Ini adalah resep yang sempurna untuk kamu yang mencari camilan sehat namun tetap enak. Carrot cake yang lembut, dipadukan dengan yogurt cheesecake yang creamy, menghasilkan kombinasi rasa yang nikmat dan sedikit manis dari madu. Resep ini juga eggless dan gluten-free, cocok bagi yang ingin menikmati kue sehat dengan tekstur lembut dan sedikit crunchy dari roasted almonds.


Bahan-Bahan:

Bahan Carrot Cake:

Bahan Basah:

  • 110 gr carrot (wortel parut kasar)
  • 88 gr greek yogurt (yogurt kental)
  • 40 gr olive oil (extra light)
  • 40 gr palm sugar (gula kelapa)
  • 40 gr white sugar (gula pasir)
  • 2 tbsp crushed nuts (kenari cincang)

Bahan Kering:

  • 85 gr oat flour (tepung oat)
  • 15 gr corn starch (maizena)
  • 1/2 tsp baking soda
  • 1/2 tsp baking powder
  • 1/4 tsp salt (garam)
  • 1/2 tsp cinnamon (kayumanis)

Bahan Yogurt Cheesecake:

  • 230 gr cream cheese (suhu ruang)
  • 120 gr greek yogurt
  • 45 gr honey (madu)
  • 1 tsp vanilla paste (@ladameinvanilla)
  • 1/8 tsp salt (garam)

Cara Membuat:

Untuk Carrot Cake:

  1. Campurkan Bahan Kering: Aduk rata semua bahan kering di dalam wadah, sisihkan.
  2. Campurkan Bahan Basah: Di wadah lain, aduk rata bahan basah.
  3. Gabungkan Bahan Basah dan Kering: Masukkan campuran bahan kering ke bahan basah, aduk balik menggunakan spatula atau sendok.
  4. Panggang: Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi baking paper. Panggang pada suhu 175°C selama 20 menit. Setelah matang, angkat dan dinginkan di cooling rack.

Untuk Yogurt Cheesecake:

  1. Mixer Cream Cheese: Mixer cream cheese sebentar hingga creamy.
  2. Tambahkan Bahan Lain: Masukkan greek yogurt, madu, vanilla paste, dan garam, whisk hingga rata. Masukkan ke dalam piping bag.

Finishing:

  1. Penyelesaian: Potong carrot cake sesuai ukuran box atau cup. Semprotkan yogurt cheesecake di atas cake.
  2. Hias dengan Almond: Taburi dengan roasted almond slices sebelum disajikan.
  3. Kulkas: Simpan di kulkas minimal 2 jam sebelum disajikan.

Catatan Penting:

  • Carrot Cake: Agar tidak terlalu crumbly, pastikan cake sudah benar-benar dingin sebelum dipotong.
  • Yogurt Cheesecake: Bisa disesuaikan tingkat manisnya sesuai selera dengan menambah atau mengurangi madu.

Review:

Carrot cake ini lembut dan tidak terlalu manis, dipadukan dengan yogurt cheesecake yang creamy. Topping roasted almond slices menambah tekstur yang crunchy dan lezat! 💛


COPYCAT BLACKND COOKIES**

"Gluten-free, Dairy-free, Egg-free, Low Calorie"
Oleh: @amai.bakes

Bahan-Bahan:

Bahan Kering:
  • 55 gr tepung singkong (cassava flour)
  • 20 gr coklat bubuk (cocoa powder)
  • 15 gr tepung almond (almond flour)
  • 5 gr flax meal (atau chia seeds yang digiling)
  • 1/4 tsp baking soda
  • 1/4 tsp garam
  • 40-50 gr gula kelapa (palm sugar) atau gula kelapa cair (coconut sugar)
Bahan Basah:
  • 35 gr minyak kelapa (coconut oil)
  • 20 gr air dingin
Tambahan:
  • 30 gr dark chocolate (diparut atau dicincang halus)
Topping:
  • Kacang almond iris (sliced almond)

Langkah-Langkah Pembuatan:

  1. Campurkan Bahan Kering:
    Masukkan semua bahan kering (tepung singkong, coklat bubuk, tepung almond, flax meal, baking soda, garam, dan gula) ke dalam wadah, aduk rata.
  2. Campurkan Bahan Basah:
    Tambahkan minyak kelapa dan air dingin ke bahan kering, aduk menggunakan spatula hingga tercampur rata.
  3. Tambahkan Coklat:
    Masukkan dark chocolate yang sudah diparut ke dalam adonan, lalu uleni dengan tangan hingga adonan tercampur rata.
  4. Bentuk Adonan:
    Ambil sedikit adonan, bulatkan, dan bentuk sesuai selera. Beri topping kacang almond iris di atasnya.
  5. Dinginkan Adonan:
    Untuk mendapatkan tekstur yang lebih crunchy, setelah membentuk adonan, simpan di freezer selama 10 menit sebelum dipanggang.
  6. Panggang:
    Panaskan oven pada suhu 165°C dan panggang selama 15-18 menit. Jika ingin lebih crispy, panggang pada suhu 160°C selama 20-25 menit.
  7. Dinginkan:
    Setelah matang, angkat dan letakkan di cooling rack. Tunggu hingga cookies benar-benar dingin sebelum disantap.

Review:

Cookies ini memiliki tekstur yang crunchy di luar dan sedikit soft di dalam. Rasanya sangat mirip dengan black almond cookies yang terkenal, namun dengan tambahan dark chocolate yang memberikan rasa yang lebih kaya. Rasa gula kelapa yang alami membuat cookies ini tidak terlalu manis, sangat cocok bagi yang mencari camilan sehat. 💛


Catatan:

  • Flaxseed bisa diganti dengan biji selasih, atau bisa juga dihilangkan dan diganti dengan tambahan almond flour.
  • Hindari makan cookies saat masih hangat, biarkan dingin terlebih dahulu agar rasa coklatnya lebih menyatu dan teksturnya lebih pas.

GLUTEN FREE MATCHA SCONES

"Egg Free"
Oleh: @amai.bakes

Bahan-Bahan:

  • 50 gr oat flour (tepung oat)
  • 20 gr rice flour (tepung beras)
  • 40 gr corn starch (tepung maizena)
  • 8 gr matcha powder (bubuk matcha)
  • 5 gr psyllium husk
  • 30 gr sugar (gula)
  • 3 gr baking powder
  • 1.5 gr salt (garam)
  • 75 gr cold unsalted butter (mentega asin dingin, potong dadu)
  • 60 gr greek yogurt (yogurt Yunani)
  • 30 gr white chocolate callets (white chocolate chips)

Cara Membuat:

  1. Siapkan Mentega: Potong mentega menjadi dadu kecil dan sisihkan.
  2. Campur Bahan Kering: Dalam mangkuk, campurkan semua bahan kering dan aduk rata.
  3. Gabungkan Mentega dan Bahan Kering: Tambahkan mentega dingin ke bahan kering, lalu remas menggunakan jari-jari hingga teksturnya crumbly (berbutir).
  4. Tambahkan Bahan Basah: Masukkan yogurt Yunani, aduk dengan garpu atau sendok kayu hingga tercampur rata.
  5. Tambahkan White Chocolate: Masukkan white chocolate callets dan aduk rata.
  6. Bentuk Adonan: Letakkan adonan di atas silmat (atau permukaan yang sedikit ditaburi tepung). Pipihkan adonan hingga setebal 1 cm, lalu potong menjadi 8 bagian.
  7. Bekukan: Tata scones di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti, kemudian masukkan ke dalam freezer selama minimal 30 menit (lebih baik semalaman).
  8. Panggang: Panaskan oven pada suhu 200°C selama 10 menit, lalu panggang pada suhu 210°C selama 18 menit (sesuaikan dengan suhu oven masing-masing).
  9. Dinginkan dan Sajikan: Angkat scones dan tempatkan di rak pendingin. Setelah sedikit dingin, beri lelehan white chocolate. Nikmati!

Review:
Tekstur scones ini jauh lebih baik daripada yang saya buat sebelumnya. Kombinasi matcha dan white chocolate benar-benar menggoda! 💚🤍

Catatan:

  • Adonan akan lebih lembek dibandingkan dengan adonan scone dengan tepung terigu, jadi lanjutkan saja.
  • Jika menggiling oat sendiri dengan dry mill, tambahkan 1 sendok makan maizena untuk mendapatkan tekstur yang lebih halus.

CHOCOLATE APPLE FINANCIER

Oleh: @amai.bakes

Bahan-Bahan:

  • 25 gr almond flour (tepung almond)
  • 25 gr ground cashew (cashew yang digiling)
  • 10 gr cocoa powder (coklat bubuk)
  • 22 gr all-purpose flour (tepung terigu)
  • 10 gr fiber creme
  • 1/4 tsp salt (garam)
  • 68 gr sugar (gunakan gula kelapa, gula palm, atau gula tebu sesuai pilihan)
  • 100 gr egg (sekitar 2 telur kecil)
  • 50 gr unsalted butter (lelehkan mentega)
  • 1 tsp vanilla bean paste (vanilla pasta)

Topping:

  • Irisan apel
  • Almond flakes (irisan almond)

Cara Membuat:

  1. Campur Bahan Kering: Dalam sebuah mangkuk, aduk rata semua bahan kering dengan hand whisk.
  2. Campur Bahan Basah: Dalam mangkuk lain, kocok gula dan telur hingga berbusa. Tambahkan mentega leleh dan vanilla, lalu aduk rata.
  3. Gabungkan: Tuang bahan basah ke dalam bahan kering dan aduk rata menggunakan hand whisk.
  4. Tuang ke Loyang: Tuang adonan ke dalam mini pie pan atau tartlet pan, lalu beri topping irisan apel dan almond flakes.
  5. Panggang: Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180°C selama 15-18 menit (sesuaikan suhu oven masing-masing).

Review:
Financier ini memiliki kulit luar yang crunchy dan bagian dalam yang lembut, dengan rasa apel dan almond yang sangat menyenangkan. Disarankan untuk disajikan dalam keadaan hangat! 🍁

BROWNED BUTTER BANANA BLONDIES
"Gluten free, Egg free"
by: @amai.bakes

Bahan-Bahan:

  • 150 gr overripe bananas (pisang super matang)
  • 30 gr coconut sugar (gula kelapa)
  • 60 gr browned butter (mentega yang dipanaskan hingga kecoklatan)
  • 35 gr oat flour (tepung oats)
  • 35 gr rice flour (tepung beras)
  • 1/4 tsp salt (garam)
  • 40 gr chopped dark chocolate 64% (cokelat hitam cincang)

Cara Membuat:

  1. Buat Brown Butter: Masukkan 75 gr unsalted butter ke dalam panci berwarna cerah. Nyalakan api sedang, tunggu hingga berbuih dan berubah warna menjadi kecoklatan dan berbau wangi. Matikan api dan pindahkan ke wadah tahan panas. Sisihkan.
  2. Lumatkan Pisang dan Gula: Lumatkan pisang bersama gula kelapa, lalu masukkan bahan kering dan aduk balik menggunakan spatula.
  3. Tambahkan Browned Butter: Masukkan browned butter yang sudah tidak terlalu panas, aduk rata.
  4. Masukkan Cokelat: Tambahkan cokelat yang sudah dicincang dan aduk rata. Tuang adonan ke loyang yang sudah dialasi baking paper.
  5. Panggang: Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 170°C selama 30 menit.
  6. Dinginkan dan Potong: Angkat dan biarkan dingin. Sabar ya, jangan dipotong pas masih panas.
  7. Drizzle Cokelat dan Taburkan Sea Salt: Setelah dingin, potong-potong, dan beri lelehan dark chocolate serta taburan sea salt sebelum disajikan. Nikmati!

Review:
Pas selesai dipanggang, bentuknya memang nggak meyakinkan, tapi setelah dingin dan dipotong, rasanya... Ma syaa Allah, so good! ( ⚈̥̥̥̥̥́⌢⚈̥̥̥̥̥̀)💕
Next time, aku mau coba ganti pisangnya, mungkin pakai pisang ambon atau pisang mas, karena pakai pisang kepok ada serat-serat yang nggak halus banget pas dilumat.


CRUNCHY MATCHA COOKIES
"Gluten free, Egg free"
by: @amai.bakes

Bahan-Bahan:

  • 115 gr Tepung Beras
  • 30 gr Tepung Almond
  • 7 gr Pure Matcha
  • 50 gr Castor Sugar (gula kastor)
  • 50 gr Minyak Kelapa
  • 50 gr Sour Cream

Topping:

  • 40 gr Dark Chocolate (cokelat hitam)
  • 20 gr Serpihan Almond (almond flakes)

Cara Membuat:

  1. Campurkan Bahan Kering: Aduk rata tepung beras, tepung almond, matcha, dan gula.
  2. Tambahkan Minyak Kelapa dan Sour Cream: Masukkan minyak kelapa dan sour cream, aduk hingga menyatu.
  3. Gilas Adonan: Gilas adonan dengan ketebalan 1/2 cm, potong menggunakan cookie cutter. Sementara itu, panaskan oven pada suhu 175°C.
  4. Panggang Cookies: Tata cookies di loyang yang sudah dialasi baking paper, panggang selama 12 menit (hingga bagian pinggirnya kecoklatan).
  5. Dinginkan dan Hias: Angkat, dinginkan di cooling rack, lalu hias dengan cokelat leleh dan serpihan almond panggang.

Review:
Cookies ini crunchy dan tidak kemanisan, tidak ada aroma tepung yang mengganggu. Sempurna!

Catatan:
Langkah-langkah pembuatan bisa cek di postingan 27 Desember 2021 ya! ^^


GLUTEN FREE MATCHA CAKE
Recipe: Live a Life Baking & Cooking (modified)
By: @amai.bakes

Bahan:

  • 3 putih telur
  • 32gr gula
  • 3 kuning telur
  • 24gr gula
  • 20gr susu segar
  • 15gr minyak zaitun (extra light olive oil, bukan yang extra virgin)
  • 1 tsp vanilla bean paste
  • 56gr tepung beras
  • 8gr bubuk matcha

Langkah Pembuatan:

  1. Mixer putih telur dan 32gr gula hingga stiff peak. Sisihkan.
  2. Mixer kuning telur dan 24gr gula hingga kuning pucat, lalu masukkan tepung beras dan matcha (diayak). Aduk dengan hand whisk, kemudian masukkan susu, olive oil, dan vanilla, aduk rata.
  3. Masukkan 1/3 bagian meringue (kocokan putih telur) ke adonan utama, lalu aduk balik pakai hand whisk atau spatula dengan perlahan.
  4. Untuk konsistensi adonan, lihat di reel (27 Desember 2021).
  5. Tuang adonan ke loyang kotak 22cm yang sudah dialasi baking paper, ratakan.
  6. Hentakkan loyang 1-2x untuk mengeluarkan gelembung udara.
  7. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180°C selama 17 menit (rak tengah, api atas-bawah), sesuaikan suhu oven masing-masing.
  8. Angkat dan biarkan angin-anginkan di cooling rack.
  9. Potong cake menjadi dua, beri isian, lalu tumpuk. Simpan di kulkas minimal 45 menit sebelum disajikan.

Review:

We love it 💕 Cake-nya lembut dan tidak terlalu manis ( ╹▽╹ )

BANANA CHOCOLATE GALETTE
Gluten free, Eggless
by: @amai.bakes

Bahan:

  • 40gr tepung beras
  • 18gr tepung oat
  • 16gr tapioka
  • 14gr maizena
  • 1/2 tsp psyllium husk (1gr)
  • Sejumput garam

Bahan lainnya:

  • 45gr mentega dingin
  • 1 tsp madu
  • 1 sdm air es (12gr)

Filling:

  • 2 sdm chocolate spread
  • Pisang, iris tipis

Topping:

  • Almond flakes
  • Chocolate callets

Cara membuat:

  1. Aduk rata bahan kering (tepung-tepung, psyllium husk, garam).
  2. Masukkan butter dingin yang sudah dipotong kecil, tambahkan madu. Remas dengan ujung jari hingga berbutir.
  3. Tambahkan air es, uleni ringan hingga adonan menyatu. Bulatkan, wrap, dan istirahatkan selama 10 menit.
  4. Letakkan dough di atas baking paper, gilaskan tipis 1/2 cm, lalu beri isian dan lipat pinggirnya.
  5. Simpan di kulkas 10-15 menit, sementara oven dipanaskan suhu 200°C.
  6. Keluarkan dari kulkas, oles dengan campuran air madu, beri potongan almond flakes.
  7. Panggang di suhu 200°C selama 22 menit (sesuaikan suhu oven masing-masing).
  8. Sesaat setelah matang, beri chocolate callets (jika suka).
  9. Potong-potong setelah dingin.

Review:

Flaky, krauk, yummy, dan isian chocolate-nya ga kemanisan. Sayangnya bikin ini nggak banyak •́ ‿ ,•̀

Notes:

Foto langkah 2 pembuatan bisa dilihat di postingan 13 September 2021.


Cashew Amaranth Cookies

By: @amai.bakes


Narasi:

Cashew Amaranth Cookies ini menggunakan amaranth leaves (sejenis bayam), yang memberikan warna hijau alami meski sedikit memudar setelah dipanggang. Sungguh sebuah cookies gluten-free yang kaya rasa gurih dengan bahan-bahan yang sehat dan mudah ditemukan di rumah. Dengan sedikit sentuhan cheddar cheese dan mentega asin, kue ini punya cita rasa yang unik dan tak bisa ditahan. Resep ini juga jadi pilihan tepat jika kamu ingin mencoba memasukkan sayuran ke dalam kue, tanpa meninggalkan rasa tumbuhan yang kuat.


Bahan-Bahan:

Bahan Kering:

  • 40 gr cashew flour (mede dihaluskan)
  • 75 gr cassava flour (tepung mocaf)
  • 28 gr tapioca starch (tepung tapioka)
  • 1/2 tsp baking soda
  • 1/4 tsp salt (garam)

Bahan Basah:

  • 1 egg (telur, sekitar 52 gr)
  • 45 gr cheddar cheese (keju cheddar)
  • 1/2 cup amaranth leaves (bayam tapi bukan spinach)
  • 60 gr sugar (gula)
  • 50 gr salted butter (mentega asin)
  • 1 tsp vanilla paste @ladameinvanilla

Cara Membuat:

  1. Blender Bahan Basah: Blender cheddar cheese, amaranth leaves, dan telur hingga halus. Tuang ke wadah, lalu tambahkan gula, vanilla paste, dan mentega. Aduk menggunakan hand whisk hingga tercampur rata.
  2. Campurkan Bahan Kering: Masukkan semua bahan kering yang telah diayak (tepung cashew, mocaf, tapioka starch, baking soda, dan garam) ke dalam campuran basah. Aduk hingga rata menggunakan sendok kayu atau spatula.
  3. Diamkan Adonan: Bungkus adonan dengan plastik wrap dan simpan di freezer selama 30-50 menit untuk memadatkan adonan.
  4. Bentuk Kukis: Bulatkan adonan per 28 gr, lalu tata di loyang yang sudah dialasi baking paper.
  5. Panggang: Panggang di oven yang sudah dipanaskan pada suhu 175°C selama 15 menit. Jadi sekitar 12 cookies. Setelah itu, hentakkan loyang dan pisahkan kukis, penyet sedikit dengan tangan atau sendok.
  6. Panggang Kembali: Panggang lagi dengan suhu 150°C hingga pinggirannya kecoklatan.
  7. Cooling: Angkat dari oven dan dinginkan di cooling rack.

Catatan Penting:

  • Amaranth leaves memberikan tekstur hijau yang cantik, meskipun warnanya memudar sedikit setelah dipanggang. Jangan khawatir, rasa gurih dan soft di tengahnya tetap enak.
  • Penyimpanan: Kukis ini lebih enak jika disajikan hangat. Namun, dapat disimpan dalam wadah kedap udara untuk beberapa hari.

Review:

Kukis ini punya rasa gurih yang enak, dengan bagian luar yang crunchy dan tengahnya tetap soft. Tidak ada bau tumbuhan yang terlalu mencolok, dan keju cheddar memberikan rasa yang kaya. Ini adalah camilan sehat yang enak dan penuh rasa! (◕ᴗ◕)


Gluten-Free Scones

By: @amai.bakes


Narasi:

Kue scones adalah salah satu favorit yang bisa disajikan saat santai, tetapi buat teman-teman yang mencari gluten-free versi-nya, ini dia resep yang cocok! Meskipun saya lebih suka versi gluten-nya, scones gluten-free ini cukup enak dan tetap empuk, tidak terlalu manis, dengan buttery flavor yang pas. Ini adalah versi small batch yang ideal untuk dicoba di rumah.


Bahan-Bahan:

Bahan Kering:

  • 36 gr rice flour (tepung beras)
  • 22 gr tapioca starch (tepung tapioka)
  • 15 gr potato starch (tepung kentang)
  • 3/4 tsp psyllium husk
  • 13 gr sugar (gula)
  • 2 gr baking powder
  • 1 gr salt (garam)

Bahan Basah:

  • 45 gr cold butter (butter dingin)
  • 37 gr milk + yogurt (1:1)
  • 20 gr dried apricots atau raisins

Cara Membuat:

  1. Siapkan Butter: Potong kecil-kecil cold butter dan sisihkan.
  2. Rendam Apricot/Raisins: Rendam aprikot atau raisins hingga agak lunak, tiriskan, dan potong kecil-kecil.
  3. Campurkan Bahan Kering: Siapkan sebuah wadah, masukkan semua bahan kering, aduk rata.
  4. Masukkan Butter: Tambahkan butter, remas dengan ujung jari hingga teksturnya crumbly.
  5. Masukkan Campuran Susu dan Yogurt: Tambahkan campuran susu dan yogurt, aduk menggunakan sendok kayu hingga rata.
  6. Tambahkan Apricot/Raisins: Masukkan aprikot atau raisins, aduk rata.
  7. Bentuk dan Panggang: Letakkan adonan di atas silmat, tepuk-tepuk ringan hingga membentuk lingkaran setebal 1 cm, potong menjadi 6 bagian. Tata di loyang yang sudah dialasi baking paper, masukkan ke freezer selama 15 menit.
  8. Panaskan Oven: Panaskan oven pada suhu 200°C selama 10 menit.
  9. Oles dengan Kuning Telur: Oleskan kuning telur di atas scones dan panggang pada suhu 210°C selama 17 menit.
  10. Cooling: Angkat dan dinginkan di wire rack.

Catatan Penting:

  • Scones gluten-free ini lebih cocok jika disajikan dengan topping yang lebih creamy atau filling tebal seperti whipped cream atau clotted cream.
  • Manis: Jika suka lebih manis, bisa menambah gula sekitar 10 gr atau membuat topping lebih tebal.

Review:

Scones ini punya tekstur yang ringan dan tidak terlalu manis. Hasilnya buttery dan empuk, cocok dinikmati hangat! (◕ᴗ◕)


Hummingbird Carrot Cake (Gluten-Free, No-Butter)

By: @amai.bakes


Narasi:

Hummingbird Carrot Cake adalah kue yang selalu cocok untuk berbagai acara, dengan tambahan wortel, pisang, dan pecans. Kue ini bebas butter dan menggunakan bahan gluten-free seperti almond meal dan oat flour. Manis alami dari pineapple dan banana memberikan kelembutan dan rasa manis alami yang pas. Walaupun ada sedikit masalah dengan frosting-nya, hasil akhirnya tetap enak dan membuat setiap suapan penuh kenikmatan!


Bahan-Bahan:

Bahan Basah:

  • 80 gr pineapple (nanas, cincang kecil)
  • 80 gr banana (pisang matang)
  • 80 gr carrot (wortel, parut kasar)
  • 60 gr roasted pecans (boleh diganti dengan walnut)
  • 1 egg (telur)
  • 70 gr coconut sugar (gula kelapa)
  • 55 gr coconut oil (minyak kelapa)
  • 40 gr Greek yogurt
  • 1/2 tsp vanilla paste @ladameinvanilla

Bahan Kering:

  • 50 gr almond meal (tepung almond)
  • 50 gr oat flour (tepung oat)
  • 20 gr glutinous rice flour (tepung ketan)
  • 3/4 tsp baking powder
  • 1/2 tsp pumpkin spice (boleh menggunakan cinnamon atau kayu manis)
  • 1/2 tsp salt (garam)

Cara Membuat:

  1. Mixer Bahan Basah: Aduk semua bahan basah menggunakan hand whisk hingga rata.
  2. Campurkan Bahan Kering: Ayak semua bahan kering ke dalam bahan basah, aduk balik menggunakan spatula hingga rata.
  3. Panggang: Tuang adonan ke dalam loyang bulat 15 cm, ratakan permukaannya. Panggang di oven pada suhu 175°C selama 30-35 menit (sesuaikan suhu oven masing-masing).
  4. Pendinginan: Setelah matang, angkat dan dinginkan kue di atas cooling rack.

Catatan Penting:

  • Tekstur Cake: Agar tidak terlalu basah, pastikan wortel diparut kasar dan bahan lainnya tidak terlalu basah.
  • Frosting: Jika frosting tidak mengental, coba tambahkan sedikit lebih banyak whipped cream atau biarkan lebih lama di kulkas sebelum digunakan.

Review:

Kue ini moist, manis alami dari pineapple dan banana, dan sangat cocok sebagai camilan sehat! (◕ᴗ◕)



Komentar

Postingan Populer